Asu Gigit Perempuan Muda hingga Luka Parah di Tirilolo Baucau

TIMOROMAN.COM-Seekor anjing menggigit seorang perempuan muda bernama Clementina Ximenes Correia, berusia 23 tahun, di Desa Betulale, Suku Tirilolo, Kabupaten Baucau, yang mengakibatkan luka parah dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Regional Eduardo Ximenes (HoREX) Baucau.

Ibu korban, Lúcia Ximenes, mengatakan bahwa pada tanggal 16 Mei pagi, korban berjalan kaki dari rumah di sekitar SMU 01 Tirilolo menuju tempat penyewaan dokumen di jalan umum Tirilolo. Namun, di tengah perjalanan, anjing tersebut menyerang dan menggigit bagian kaki kanan, tangan kanan, serta pipi korban, sehingga kulit bagian atas mulut korban robek.

“Anjing itu tidak bisa diusir dengan batu, bahkan tidak bisa ditendang, sehingga langsung menggigit kaki, tangan, dan mulut korban yang paling parah,” kata Lúcia Ximenes kepada para jurnalis di ruang gawat darurat HoREX Baucau, Sabtu (16/05/2026).

Ia menambahkan, setelah anjing menyerang, korban berusaha membela diri, tetapi anjing tersebut tetap menggigit hingga korban mengalami luka serius. Setelah itu, korban berlari pulang untuk menyelamatkan diri.

Sesampainya di rumah, keluarga segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Regional Eduardo Ximenes (HoREX) Baucau untuk mendapatkan perawatan.

“Mulut korban sudah dijahit lima jahitan, tetapi tangannya tidak dijahit karena gigitan anjing mengenai urat. Namun, korban sudah mendapat vaksin dari rumah sakit,” tambah Lúcia.

Terkait kasus ini, STL mencoba mengonfirmasi kepada pihak medis yang menangani korban, tetapi mereka menolak memberikan komentar karena pimpinan tidak mengizinkan tenaga medis memberikan keterangan terkait kasus yang ditangani di ruang gawat darurat HoREX Baucau.

Sementara itu, pemilik anjing, Leopoldina Maria Maya Belo, mengaku terkejut dengan reaksi anjing yang menggigit Clementina Ximenes Correia, karena sebelumnya anjing tersebut tidak pernah menyerang atau mengganggu orang lain. Namun, pada hari kejadian, anjing itu tiba-tiba menyerang.

“Anjing ini biasanya tidak menyerang, bahkan kalau dilepas pun tidak pernah mengganggu. Tetapi hari ini tiba-tiba menggigit hingga korban masuk rumah sakit, dan sekarang anjing itu sudah mati,” ujar Leopoldina.

Pemilik anjing juga sudah menghubungi tim dokter hewan dari Dinas Pertanian Kabupaten Baucau untuk mengidentifikasi anjing tersebut di sekitar SMU 01, Desa Betulale, Suku Tirilolo, Kecamatan Baucau Vila, sementara korban Clementina Ximenes Correia masih dirawat di ruang gawat darurat HoREX Baucau.***

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *