Dua Bulan di Timor Leste, Pegadaian Catat 600 Transaksi
TIMOROMAN.COM-PT Pegadaian membuka babak baru dalam sejarah perusahaannya dengan meresmikan kantor cabang luar negeri pertama di Timor Leste. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan yang pada 2026 genap berusia 125 tahun dan terus memperluas perannya sebagai lembaga keuangan inklusif di kawasan.
Cabang internasional pertama tersebut beroperasi dengan nama Pegadaian Timor Leste Branch yang berlokasi di Grand Diocese Colmera Complex, Av. Pres. Nicolau Lobato, Rai Nain, Colmera, Vera Cruz, Dili, Timor-Leste. Peresmian dilakukan pada 30 Maret 2026 sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis Pegadaian ke pasar regional.
Ekspansi ini menjadi bagian dari sinergi Holding Ultra Mikro (UMi) BRI Group dalam memperluas akses layanan keuangan yang inklusif. Kehadiran Pegadaian di Timor Leste juga melengkapi jaringan layanan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang telah lebih dahulu beroperasi di negara tersebut sejak 2017.
Melalui kehadiran cabang baru tersebut, Pegadaian berupaya membangun ekosistem keuangan yang terintegrasi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembiayaan yang mudah dijangkau. Fokus utama diarahkan untuk mendukung pelaku usaha kecil dan menengah yang membutuhkan akses likuiditas secara cepat.
Dalam waktu relatif singkat, respons masyarakat terhadap layanan Pegadaian menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hanya dua bulan sejak beroperasi secara resmi, aktivitas bisnis perusahaan di Timor Leste mencatat pertumbuhan yang positif.
Kehadiran layanan gadai dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang memerlukan akses pembiayaan jangka pendek dengan proses yang sederhana. Kondisi tersebut membuat produk yang ditawarkan Pegadaian diterima dengan baik oleh berbagai kalangan, khususnya pelaku UMKM di Dili.
Data operasional hingga Mei 2026 menunjukkan bahwa layanan kredit gadai telah memproses lebih dari 600 transaksi. Dari transaksi tersebut, total omzet pembiayaan berhasil mencapai USD 329.882.
Pencapaian tersebut menjadi indikator bahwa model bisnis Pegadaian memiliki relevansi dengan kebutuhan pasar lokal. Selain menyediakan akses dana yang cepat, layanan gadai juga memberikan alternatif pembiayaan yang aman dan mudah dipahami masyarakat.***
PT Pegadaian membuka babak baru dalam sejarah perusahaannya dengan meresmikan kantor cabang luar negeri pertama di Timor Leste. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan yang pada 2026 genap berusia 125 tahun dan terus memperluas perannya sebagai lembaga keuangan inklusif di kawasan.
Cabang internasional pertama tersebut beroperasi dengan nama Pegadaian Timor Leste Branch yang berlokasi di Grand Diocese Colmera Complex, Av. Pres. Nicolau Lobato, Rai Nain, Colmera, Vera Cruz, Dili, Timor-Leste. Peresmian dilakukan pada 30 Maret 2026 sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis Pegadaian ke pasar regional.
Ekspansi ini menjadi bagian dari sinergi Holding Ultra Mikro (UMi) BRI Group dalam memperluas akses layanan keuangan yang inklusif. Kehadiran Pegadaian di Timor Leste juga melengkapi jaringan layanan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang telah lebih dahulu beroperasi di negara tersebut sejak 2017.
Melalui kehadiran cabang baru tersebut, Pegadaian berupaya membangun ekosistem keuangan yang terintegrasi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembiayaan yang mudah dijangkau. Fokus utama diarahkan untuk mendukung pelaku usaha kecil dan menengah yang membutuhkan akses likuiditas secara cepat.
Dalam waktu relatif singkat, respons masyarakat terhadap layanan Pegadaian menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hanya dua bulan sejak beroperasi secara resmi, aktivitas bisnis perusahaan di Timor Leste mencatat pertumbuhan yang positif.
Kehadiran layanan gadai dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang memerlukan akses pembiayaan jangka pendek dengan proses yang sederhana. Kondisi tersebut membuat produk yang ditawarkan Pegadaian diterima dengan baik oleh berbagai kalangan, khususnya pelaku UMKM di Dili.
Data operasional hingga Mei 2026 menunjukkan bahwa layanan kredit gadai telah memproses lebih dari 600 transaksi. Dari transaksi tersebut, total omzet pembiayaan berhasil mencapai USD 329.882.
Pencapaian tersebut menjadi indikator bahwa model bisnis Pegadaian memiliki relevansi dengan kebutuhan pasar lokal. Selain menyediakan akses dana yang cepat, layanan gadai juga memberikan alternatif pembiayaan yang aman dan mudah dipahami masyarakat.***

