Belum Dimulai World Cup 2026 Telah Menarik Iklan Semiliar Dolar
TIMOROMAN…COM-Piala Dunia FIFA 2026 diproyeksikan akan menghasilkan pendapatan iklan yang signifikan bagi jaringan televisi di Amerika Serikat, dengan perkiraan total nilai sekitar $850 juta .
Pertandingan turnamen akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, dengan banyak kota di ketiga negara ini bertindak sebagai kota tuan rumah. Selama sebulan, FOX Sports dan Telemundo akan secara bergantian menyiarkan pertandingan di AS dalam bahasa Inggris dan Spanyol.
Menurut perkiraan terbaru, dampak finansial Piala Dunia terhadap kedua stasiun televisi tersebut bisa mencapai satu miliar dolar AS. Informasi ini muncul di tengah perhatian seputar biaya perjalanan penggemar ke stadion di New Jersey dan New York (AS), yang juga telah melampaui 100 dolar AS per perjalanan, menurut The Mirror US.
Menurut Anthony Crupi, seorang analis di Sportico, platform berita dan data digital yang khusus bergerak di bidang bisnis olahraga, total pendapatan iklan dari Piala Dunia 2026 untuk FOX Sports dan Telemundo diproyeksikan mencapai sekitar $850 juta . Angka ini lebih dari $400 juta lebih tinggi daripada Piala Dunia terakhir yang diadakan pada musim panas.
Pada tahun 2018, turnamen yang diadakan di Rusia hanya menghasilkan pendapatan iklan sekitar $384,3 juta . Sebagian alasannya diyakini karena kegagalan tim AS untuk lolos kualifikasi. Selain itu, sentimen publik negatif di AS terhadap negara tuan rumah pada saat itu juga berdampak pada jumlah penonton.
Piala Dunia 2022 di Qatar terus menuai kontroversi karena diselenggarakan pada musim dingin, bukan musim panas seperti biasanya.
Para ahli memperkirakan bahwa Piala Dunia 2026 dapat menghasilkan pendapatan iklan yang setara dengan Super Bowl. Menurut Sportico, dampak finansial turnamen tersebut bisa setara dengan siaran Super Bowl terakhir di FOX.
Pada tahun 2024, Super Bowl menghasilkan pendapatan iklan lebih dari $800 juta , meskipun hanya berupa satu pertandingan antara dua tim. Sementara itu, Piala Dunia melibatkan 48 tim dan berlangsung sekitar satu bulan. Namun, angka pastinya baru akan diketahui setelah turnamen berakhir.
Selain aspek komersial, biaya bagi penggemar juga menjadi bahan perdebatan. Secara khusus, penonton di New Jersey harus membayar sekitar $150 untuk perjalanan kereta api antara Penn Station dan MetLife Stadium, bukan harga biasa sebesar $12,90 .
Di tengah gelombang kritik yang ditujukan kepada FIFA, Gubernur New Jersey Mikie Sherrill menyatakan bahwa negara bagian tersebut harus menerima kesepakatan di mana FIFA tidak akan menanggung biaya transportasi untuk turnamen tersebut. Sementara itu, NJ Transit, badan transportasi, harus menanggung biaya hingga $48 juta untuk memastikan transportasi penggemar yang aman, sementara FIFA memproyeksikan keuntungan sebesar $11 miliar dari turnamen tersebut.
Dia menekankan bahwa warga setempat tidak akan dibebani biaya selama bertahun-tahun mendatang. Pemerintah negara bagian juga meminta NJ Transit untuk menerapkan program diskon bagi penumpang yang terkena dampak perubahan layanan pada hari-hari sibuk yang bertepatan dengan jadwal pertandingan.
Selain itu, pihak berwenang berkoordinasi dengan sistem PATH untuk menerima tiket yang dapat digunakan secara bergantian dan meningkatkan jumlah perjalanan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas.
Menurut Sherrill, tujuannya adalah untuk mencapai keseimbangan antara mempromosikan citra New Jersey di tingkat internasional dan melindungi hak-hak warga negara, sekaligus memastikan bahwa manfaat ekonomi dari acara tersebut tersebar di dalam komunitas.***

