Pemerintah Timor Leste Perpanjang Penangguhan Seni Bela Diri Hingga Akhir 2026

TIMOROMAN.COM-Pemerintah telah memperpanjang penangguhan nasional terhadap pengajaran, pelatihan, dan praktik seni bela diri hingga 31 Desember 2026, dengan alasan menjaga stabilitas sosial serta menunggu pengesahan kerangka hukum baru yang mengatur kegiatan seni bela diri.

Keputusan ini disetujui oleh Dewan Menteri dalam rapat di Istana Pemerintah di Dili melalui rancangan Resolusi Pemerintah yang juga memperpanjang penutupan sementara semua fasilitas yang digunakan untuk pengajaran, pelatihan, dan praktik seni bela diri.

“Keputusan ini memperpanjang Resolusi Pemerintah No. 45/2023, tanggal 10 November, yang telah diperpanjang berturut-turut melalui Resolusi No. 17/2024, tanggal 24 April; No. 60/2024, tanggal 7 November; No. 22/2025, tanggal 7 April; dan No. 77/2025, tanggal 17 Desember,” demikian pernyataan resmi.

Alasan penangguhan saat ini tetap berlaku, yaitu kebutuhan untuk mengonsolidasikan perdamaian sosial yang telah dicapai sejak November 2023 serta memastikan bahwa praktik seni bela diri berada sepenuhnya dalam lingkup kegiatan olahraga yang sehat dan berkontribusi pada pendidikan serta pelatihan kewargaan dan humanistik bagi kaum muda.

Sementara itu, pada 30 Juli 2025, Pemerintah Konstitusional ke-9 telah menyetujui sebuah Rancangan Undang-Undang—yang sudah diajukan ke Parlemen Nasional—untuk mengatur kerangka hukum baru bagi praktik seni bela diri. Hingga Rancangan Undang-Undang tersebut disetujui dan mulai berlaku, penangguhan serta penutupan sementara fasilitas yang digunakan untuk pengajaran, pembelajaran, dan praktik seni bela diri harus tetap diberlakukan. ***

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *