Timor-Leste Bergabung dengan Konvensi tentang Amunisi Klaster pada Konferensi Vientiane

TIMOROMAN.COM-Sebagai tonggak penting bagi perlucutan senjata global dan hukum humaniter internasional, Republik Demokratik Timor-Leste secara resmi menandatangani deklarasi aksesi Konvensi tentang Amunisi Klaster (CCM) pada tanggal 15 September 2026.

Upacara penandatanganan berlangsung di Balai Konvensi Nasional di Vientiane selama Konferensi Peninjauan Ketiga CCM yang sedang berlangsung. Bapak Bendito dos Santos Freitas, Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Timor-Leste, menandatangani deklarasi tersebut, sementara Bapak Thongsavanh Phomvihane, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Laos dan Presiden konferensi internasional, turut menandatangani sebagai saksi.

Komitmen Bersama terhadap Tujuan Kemanusiaan Global

Dalam ucapan selamatnya kepada Timor-Leste, Wakil Perdana Menteri Thongsavanh memuji kemauan politik yang kuat dan komitmen negara tersebut terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan. Meskipun Timor-Leste tidak memiliki sejarah langsung terkena dampak amunisi tandan, negara tersebut memilih untuk menunjukkan solidaritas dengan negara-negara yang terkena dampak untuk mempromosikan perdamaian dan keamanan global.

Bergabungnya mereka ke dalam organisasi ini menunjukkan kerja sama regional, yang menekankan bahwa pemberantasan dampak bencana dari bahan peledak yang belum meledak (UXO) adalah tanggung jawab global bersama.

Keputusan bersejarah ini secara signifikan meningkatkan kerangka kerja internasional melawan amunisi tandan dan memperkuat keanggotaan perjanjian.

Kepemimpinan Diplomatik Laos

Bergabungnya Timor-Leste menandai keberhasilan diplomatik besar bagi Laos dalam kapasitasnya sebagai Presiden CCM. Melalui advokasi global yang aktif, Laos memimpin upaya untuk memperluas jumlah negara anggota, terutama dengan menyelenggarakan dua seminar regional penting awal tahun ini – satu untuk kawasan Asia-Pasifik yang diadakan pada 27–29 Mei 2026 di Vientiane, dan satu lagi untuk kawasan Afrika yang diadakan pada 4–5 Juni 2026 di Addis Ababa, Ethiopia.

Upaya penjangkauan yang terarah ini, dikombinasikan dengan hubungan bilateral yang kuat antara Vientiane dan Dili, memainkan peran penting dalam mendorong perluasan keanggotaan baru ini.***

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *