Manchester: City Permalukan MU 1-0 di Old Trafford Meski Main dengan 10 Pemain

TIMOROMAN.COM- Manchester City mempermalukan Manchester United dengan skor tipis 1-0 di Stadion Old Trafford dalam laga bertajuk Derbi Manchester pada pekan keempat Premier League 2026/2027.

Kemenangan dramatis The Citizens ini lahir lewat gol tunggal Erling Haaland pada menit ke-60, padahal mereka harus bermain dengan 10 orang pemain sejak menit ke-23.

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri dan unggul jumlah pemain sejak babak pertama, Setan Merah justru tumbang 0-1 dari tetangga dekat mereka, Manchester City. Gol tunggal Erling Haaland menjadi pembeda sekaligus penentu kemenangan krusial bagi skuad asuhan Enzo Maresca.

Pertandingan sejatinya berjalan seimbang di awal laga. Namun, ketegangan memuncak pada menit ke-23 saat gelandang Manchester City, Phil Foden, diganjar kartu merah langsung oleh wasit Michael Oliver. Foden menilai melakukan tindakan tidak sportif dengan menendang perut Kapten MU, Bruno Fernandes, setelah keduanya terlibat benturan.

Keputusan ini sempat ditinjau ulang oleh VAR sebelum akhirnya dikonfirmasi sah. Hilangnya Foden memaksa Kota mendekatkan barisan pertahanan demi menjaga asa membawa pulang poin.

Gol Kontroversial Erling Haaland
Memasuki babak kedua, petaka justru menghampiri tuan rumah pada menit ke-60. Berawal dari kegagalan bek kiri MU mengamankan bola, bek City Joško Gvardiol mengirimkan umpan silang akurat yang langsung disambar oleh Erling Haaland sambil menjatuhkan diri.

Gol ini sempat dianulir karena indikasi offside dari Enzo Fernández yang dianggap mengganggu pergerakan. Namun, setelah peninjauan VAR yang cukup lama, wasit tetap mengesahkan gol tersebut karena Enzo dinilai tidak menyentuh bola. Skor 0-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kekalahan ini memicu kritik tajam bagi taktik Michael Carrick di kubu Setan Merah. Ada tiga alasan utama mengapa keunggulan jumlah pemain dan faktor tuan rumah gagal dimaksimalkan oleh MU:

1. Frustrasi Menembus Lini Pertahanan Kompak City
Setelah kartu merah Foden, Manchester City langsung mengubah strategi dengan bermain sangat disiplin dan bertahan. Bek tengah seperti Rúben Dias dan Marc Guéhi tampil solid di jantung pertahanan The Citizens.

Lini serang MU yang digawangi Marcus Rashford, Matheus Cunha, dan Bryan Mbeumo dibuat kehabisan akal karena minimnya ruang tembak di area penalti lawan.

2. Faktor Ketidakberuntungan dan Tiang Gawang
Manchester United sebenarnya memiliki beberapa peluang emas untuk memecah kebuntuan. Tercatat, dua peluang terbaik tuan rumah digagalkan oleh tiang gawang. Tendangan bebas melengkung dari Marcus Rashford sebelum jeda babak pertama membentur tiang kiri gawang.

Di awal babak kedua, giliran sepakan melengkung gelandang muda Kobbie Mainoo yang kembali membentur mistar gawang Gianluigi Donnarumma.

3. Ketangguhan Gianluigi Donnarumma di Menit Akhir
Ketika lini belakang City akhirnya berhasil ditembus, penjaga gawang Gianluigi Donnarumma tampil sebagai pahlawan penyelamat. Pada masa tambahan waktu (menit 90+5), Bruno Fernandes melepaskan umpan terobosan akurat kepada Bryan Mbeumo.

Mbeumo yang tinggal berhadapan dengan kiper melepaskan tembakan keras, namun reflek luar biasa Donnarumma berhasil menepis bola ke atas mistar gawang dan memastikan City pulang dengan tiga poin penuh.

Dengan hasil ini, Manchester City naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan 12 poin, sementara Manchester United tertahan di peringkat ke-13 dengan raihan 4 poin dari empat laga.****

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *