Ban Run-flat Gantikan Peran Ban Serep pada Mobil Modern

TIMOROMAN.COM-Ban serep kini semakin jarang ditemukan pada mobil baru. Alih-alih menyertakan ban cadangan, banyak produsen mobil memilih membekali kendaraan dengan ban run-flat atau perangkat perbaikan ban darurat.

Menurut Motor1, salah satu alasan utama penghapusan ban serep adalah untuk mengurangi bobot kendaraan. Satu set ban serep lengkap dengan pelek, dongkrak, dan peralatan dapat menambah berat sekitar 13,6 hingga 27,2 kilogram. Pengurangan bobot dinilai membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar pada mobil bermesin konvensional serta memperpanjang jarak tempuh kendaraan listrik.

Selain itu, penghapusan ban serep juga membantu produsen menekan biaya produksi dan memberikan ruang penyimpanan yang lebih optimal. Sebagai gantinya, banyak mobil modern menggunakan ban run-flat yang masih dapat dikendarai dalam jarak terbatas setelah bocor, atau menyediakan kit perbaikan ban dan pompa portabel.

Meski demikian, tidak sedikit pengemudi yang menilai perlengkapan perbaikan darurat belum mampu menggantikan fungsi ban serep sepenuhnya. Pengguna di berbagai forum otomotif mengeluhkan kit perbaikan hanya efektif untuk kebocoran kecil, sementara kerusakan pada dinding samping ban tetap memerlukan penggantian ban.

Motor1 menyebut ban serep masih menjadi fitur penting bagi pengemudi yang sering melakukan perjalanan jauh, melintasi jalan rusak, atau berkendara di daerah terpencil. Karena itu, kendaraan seperti pikap dan SUV off-road umumnya masih mempertahankan ban serep sebagai perlengkapan standar.***

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *