LSM Soroti Proyek Peningkatan Jalan Wage Diduga Amburadul dan Bar-bar

TIMOROMAN.COM, Sidoarjo – Proyek peningkatan jalan Wage yang dikerjakan oleh PT. KOKOH CITRA ABADI diduga tidak sesuai spesifikasi teknis dari Dinas Terkait dan terkesan dilakukan dengan Amburadul dan BAR-BAR.

Proyek ini merupahkan dari bagian dari peningkatan jalan kabupaten yang dibiayai dari APBD, dengan nilai kontrak mencapai Rp. 4.422.032.959,90 nomor kontrak 2.154/SP-JJ/PUBMSDA/2024. Proyek ini direncanakan selesai dalam waktu 114 hari kalender pada tahun anggaran 2024. Lokasi pengerjaan berada di (JALAN JERUK & JALAN MANGGA) Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, PT. KOKOH CITRA ABADI sebagai penyedia jasa dengan konsultan supervisi dari PT. DUTA BHUANA JAYA.

Proyek peningkatan jalan ini mendapat sorotan dari LSM juga kritikan dari masyarakat, terutama terkait dengan kualitas pengerjaannya yang menghubungkan jalan jeruk dan jalan mangga, menjadi topik pembicaraan pada kamis (03/20/2024).

Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh tim media Timoroman Com di lapangan, terungkap bahwa pengerjaan peningkatan jalan Wage diduga tidak sesuai spesifikasi. Salah satu contohnya adalah dalam pemasangan uditch, tidak dilakukan pengunaan lapisan sertu ayak sesuai yang seharusnya,namun masih dalam kondisi galian yg masih ada air , dipaksakan untuk pemasangan uditch tetap dipasang. Seorang pekerja yang di wawancarai dilokasi proyek menyatakan bahwa tebal lapisan pasir sertu untuk pemasangan uditch seharusnya 5 cm, namun dalam praktiknya tidak dihamparkan pasir sertu di bawah dan samping kanan kiri uditch nya,sehingga pemasangan uditch tidak siku dan naik turun.

Terlebih lagi dilokasi pekerjaan terlihat para mengabaikan Keselamatan dan kesehatan kerja (K3), Pekerja tidak memakai helm, sarung tangan, dan tidak memakai sepatu keselamatan kerja adapun fungsi alat pelindung diri (APD) tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan anggarannya sudah ada dalam kontrak.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LASYKAR ABBABIL Kab Sidoarjo,MR, menyoroti pekerjaan peningkatan jalan Wage yang Amburadul dan terkesan BAR-BAR dan meminta PT. KOKOH CITRA ABADI selaku pemenang tender proyek peningkatan jalan lewat sistem tender E-Purchasing itu tidak asal -asala. dalam mengerjakan proyek yang bersumber dari Dana APBD 2024 Kabupaten Sidoarjo itu.

“Saya harap PT yang mengerjakan proyek dengan nilai milyaran ini tidak asal jadi saja tapi harus sesuai gambar perencanaan. Kalau sampai nanti terbukti volumenya dikurangi atau tidak sesuai perencanaan maka saya tidak segan mengambil tindakan hukum,,” Tegasnya.

Kekurangan dalam pengawasan dari pihak terkait telah menyebabkan pelaksanaan proyek ini jauh dari harapan, meskipun anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini cukup besar, tutup MR.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengemukakan pendapatnya,” Saya sebagai warga sanggat berterima kasih kepada Pemkab Sidoarjo atas pembangunan jalan ini. Namun, kami juga berharap agar pemerintah atau dinas terkait dapat lebih mengawasi proses pengerjaannya agar hasil akhirnya dapat memuaskan ,” katanya. Bersambung (Ud/Rk)

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *