Timor Leste Sambut Baik Pengakuan UNESCO atas Taman Nasional Nino Konis Santana sebagai Cagar Biosfer Pertama
–TIMOROMAN.COM-Kementerian Pariwisata Timor-Leste menyambut baik pengakuan UNESCO terhadap Taman Nasional Nino Konis Santana sebagai Cagar Biosfer pertama di negara ini, sebuah tonggak penting yang meningkatkan profil Timor-Leste sebagai destinasi yang sedang berkembang untuk pariwisata berbasis alam dan berkelanjutan.
Pengakuan resmi tersebut disetujui pada tanggal 5 Juni 2026 selama Sesi ke-38 Dewan Koordinasi Internasional Program Man and the Biosphere (ICC-MAB), yang diadakan di Cagar Biosfer Itaipu di Hernandarias, Paraguay.
Terletak di Kotamadya Lautem di ujung timur negara, Taman Nasional Nino Konis Santana menyatukan lingkungan darat, pesisir, dan laut yang luar biasa, termasuk hutan tropis, lanskap batu kapur, terumbu karang, pantai, dan situs-situs yang memiliki nilai budaya penting.
Penetapan UNESCO menempatkan salah satu lanskap Timor-Leste yang paling khas di peta global dan memperkuat daya tarik negara ini bagi pengunjung yang sadar lingkungan yang mencari pengalaman perjalanan otentik dan berdampak rendah.
Diakui sebagai salah satu lanskap ekologis penting di Asia Tenggara, cagar alam ini mencakup hutan primer terbesar yang tersisa di negara itu, ekosistem air tawar penting di sekitar Danau Iralalaro, dan terumbu karang di Segitiga Karang yang mendukung kehidupan laut yang kaya.
Dikombinasikan dengan pengamatan burung, pendakian, snorkeling, menyelam, pengalaman budaya berbasis komunitas, dan kunjungan ke situs suci dan arkeologi, pengakuan ini memperluas penawaran produk pariwisata Timor-Leste dan memperkuat daya saingnya di pasar pariwisata berkelanjutan yang berkembang.

