Banjir Landa Tiga Desa di Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo

SIDOARJO – Dua faktor  penyebab terjadinya banjir setiap tahun di Desa  Kedungbanteng, Desa Banjarasri dan Desa Banjarpanji Kecamatan Tanggulangin akibat adanya penurunan tanah (Land Subsidence) dan curah hujan yang tinggi  kata salah satu warga  kepada  awak media.

Hasil penelusuran di lapangan sabtu (11/12/2021) masih terlihat genangan air yang cukup dalam menutupi sebagian jalan Penatarsewu-Banjarasri yang  merupakan  jalan penghubung dua desa, jalan Desa Kedungbanteng,  jalan Desa Banjarpanji, sebagian halaman rumah warga.

BANJIR-2

Termasuk halaman SDN Kedungbanteng, SDN Banjarasri, SMPN 2 Tanggulangin, dan puluhan hektare sawah warga Desa Kedungbanteng, Desa Banjarasri dan desa Banjarpanji terendam air.

Menurut Udin dari LSM Ababil selain dua faktor tersebut di atas, banjir yang tidak cepat surut di ketiga desa tersebut juga dimungkinkan adanya kegiatan pembangunan Dam dan Plengsengan oleh dinas PUBMSDA di sungai Kedungbanteng dan Sungai Banjarpanji.

Dari hasil pantauan dilapangan kedua sungai tersebut terlihat tertutup kisdam  dan hanya disiapkan satu pompa sehingga sangat berpengaruh  pada waktu genangan air akan surut kelaut, dua pompa air yang berada di desa Banjarasri terlihat juga tidak difungsikan sehingga dusun kaliwungu dan SDN Banjarasri terendam air.

BANJIR-3

Hampir tiga tahun petani Desa Banjarasri dan Desa Kedungbanteng tidak bisa  mengelola lahan pertaniannya karena banjir di sawahnya yang tidak bisa surut meskipun musim kemarau.

Sebagai petani merasa prihatin karena tidak ada yang memperjuangkan meskipun tiga tahun gagal panen  dan dia mengharapkan adanya kebijaksanaan dari pemerintah kata KN  seorang petani menyampaikan ke media.

Warga mengharapkan pemerintah secepatnya melakukan pemompaan air seperti tahun yang lalu  supaya banjir cepat surut dan warga juga mengharapkan kepada pemerintah segera membangun Rumah pompa dan pompa air dengan kapasitas serap pompanya yang besar agar banjir setiap tahun ini bisa cepat teratasi

BANJIR-4

Kalau tidak dilakukan pemompaan mustahil banjir yang terjadi di tiga desa ini bisa teratasi karena faktor utamanya yang menyebabkan banjir adalah adanya penurunan tanah (land subsidence) terutama di dua desa Banjarasri dan Desa Kedungbanteng .**

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *