Diduga Pemeiharaan Jalan Tak Sesuai Spesifikasi, Kadis PUBM SDA dan PPK Diminta Tanggung Jawab
TIMOROMAN.COM– Pekerjaan proyek pemeliharaan jalan Hotmix jurusan WONOAYU – CANDINEGORO, Kecamatan Wonoayu, yang bersumber dari APBD Sidoarjo Tahun Anggaran 2026 melalui Dinas PUBM SDA Sidoarjo pekerjaan Aspal sangat tipis dan Diduga lubangan tidak dikasih perekat Aspal.
Buruknya kualitas hasil pekerjaan proyek pemeliharaan jalan tahun anggaran 2026 tersebut diduga karena pelaksanaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan proyek. Hal itu dimulai dari material yang digunakan, alat kerja, hingga teknis pekerjaan yang diduga menyalahi aturan dan tidak sesuai Standart Operation Procedure (SOP).
Menanggapi hal itu, Mariono salah seorang Aktivis Kabupaten Sidoarjo kepada wartawan, Selasa (17/03/2026), menilai pekerjaan proyek pemeliharaan jalan yang dilaksanakan itu diduga tidak sesuai spesifikasi dan SOP.
Kalau hasil pekerjaan perawatan hotmix kondisinya seperti itu, kata Mariono, spesifikasinya sudah pasti tidak sesuai SOP.
Yang mana, untuk kondisi pemeliharaan jalan harus melalui proses merapikan sisi lobang (pecing)dengan menggunakan alat Jack atau Cutter di lubang jalan yang akan diambal hotmix.
“Hasil pekerjaan Yaang amburadul seperti itu yang paling bertanggung jawab adalah PPKnya dan Kepala Dinas PUBM SDA Sidoarjo,”tegas Aktifis Sidoarjo ini.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUBM SDA Sidoarjo, Joko Yashmintoro saat wartawan ke kantornya sedang tidak berada di tempat.
Untuk diketahui, proyek pemeliharaan jalan hotmix jurusan WONOAYU – CANDINEGORO menelan anggaran APBD Sidoarjo sekitar Rp 300 juta dan dikerjakan oleh pihak ketiga.
Dari pantauan wartawan TIMOROMAN COM di lokasi pekerjaan proyek,Senin (16/03/2026) pengerjaan pengerjaan terkesan “kejar tayang”, pasalnya ada dugaan tidak sesuai spesifikasi teknis, Tambalan jalan langsung langsung ditimbun dengan aspal panas tanpa Lobang tersebut tidak dislop dan tidak dibersihkan terlebih dulu.
Pemeliharaan infrastruktur jalan yang diharapkan berkualitas baik itu justru di kerjakan Asal Jadi oleh kontraktor pelaksana yang tidak bertanggung jawab.(Ud/Rk)

