BBM Jerami Meluncur Akhir Maret 2026 di Timor Leste
TIMOROMAN.COM-Perang AS-Israel dan Iran tak hanya bisa menimbulkan kelangkaan minyak. Ujungnya, harga BBM di tingkat pasar naik. Tidak terkecuali di Timor Leste.
Terlebih, Menteri Energi Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan kapasitas penampungan BBM hanya aman di kisaran 25 hari.
Komisaris Utama PT Inti Sinergi Formula Mulyadi mengatakan, Indonesia sebenarnya sudah memiliki solusi berupa BBM alternatif. BBM itu berasal dari jerami padi yaitu Bobibos yang diluncurkan di Jonggol, Kabupaten Bogor.
Namun, penemuan bahan bakar merah putih hasil penemuan sejumlah peneliti muda asli Indonesia yang terhimpun di PT Sultan Sinergi Indonesia itu terkendala regulasi maupun birokrasi di Indonesia. Dimana pemerintah belum mengatur energi alternatif dari bahan baku jerami.
“Kami sih siap produksi Bobibos, baik yang bensin maupun solar. Tetapi hingga kini terbentur regulasi yang belum ada,” kata Mulyadi kepada wartawan, Minggu 8 Maret 2026.
Walaupun kurang mendapatkan tempat di Indonesia, Bobibos diakuinya malah disambut baik pemerintah Timor Leste.
Bobibos akan diluncurkan Pemerintah Timor Leste di Kota Dili, pada akhir Maret 2026.
“Saat ini, kami fokus launching produksi massal Bobibos di Timor Leste. Namun, kami tetap siap jika Negara Indonesia membutuhkan Bobibos,” sambungnya. ***
Perang AS-Israel dan Iran tak hanya bisa menimbulkan kelangkaan minyak. Ujungnya, harga BBM di tingkat pasar naik. Tidak terkecuali di Timor Leste.
Terlebih, Menteri Energi Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan kapasitas penampungan BBM hanya aman di kisaran 25 hari.
Komisaris Utama PT Inti Sinergi Formula Mulyadi mengatakan, Indonesia sebenarnya sudah memiliki solusi berupa BBM alternatif. BBM itu berasal dari jerami padi yaitu Bobibos yang diluncurkan di Jonggol, Kabupaten Bogor.
Namun, penemuan bahan bakar merah putih hasil penemuan sejumlah peneliti muda asli Indonesia yang terhimpun di PT Sultan Sinergi Indonesia itu terkendala regulasi maupun birokrasi di Indonesia. Dimana pemerintah belum mengatur energi alternatif dari bahan baku jerami.
“Kami sih siap produksi Bobibos, baik yang bensin maupun solar. Tetapi hingga kini terbentur regulasi yang belum ada,” kata Mulyadi kepada wartawan, Minggu 8 Maret 2026.
Walaupun kurang mendapatkan tempat di Indonesia, Bobibos diakuinya malah disambut baik pemerintah Timor Leste.
Bobibos akan diluncurkan Pemerintah Timor Leste di Kota Dili, pada akhir Maret 2026.
“Saat ini, kami fokus launching produksi massal Bobibos di Timor Leste. Namun, kami tetap siap jika Negara Indonesia membutuhkan Bobibos,” sambungnya. ***

