Diduga Pemeliharaan Jalan Suko (Masjid Darussalam) – Sumberejo (R.320) Tidak Sesuai Spesifikasi
TIMOROMAN.COM – LSM LASYKAR ABBABIL Kabupaten Sidoarjo geram Pekerjaan pemeliharaan jalan di Suko – Sumberejo , Desa Suko ,Kecamatan Sidoarjo Kota, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menggunakan APBD tahun 2025, dari Dinas PU BMSDA di bidang Jalan terlihat dikerjakan asal – asalan dan tidak sesuai spesifikasi, Sabtu (29/03/2025)
Hasil Pelaksanaan Proyek Pengaspalan atau Hotmix yang Belum lama dikerjakan kini terlihat sudah amburadul, dan sangat terlihat dengan jelas dari segi ketebalan pun tidak sesuai Spesifikasi Teknis yang tertera.
Hal tersebut terlihat saat LSM Lasykar Abbabil melakukan pengukuran dengan menggunakan alat meteran untuk sisi pinggir, ditemukan rata -rata 1 cm. Ucap Ketua LSM Lasykar Abbabil Kab Sidoarjo.
Sangat jelas pengerjaannya itu terkesan asal -asalan, sebab kurangnya pemadatan dan hasil pekerjaannya yang sangat tipis diduga tidak sesuai dengan Spek Rencana Teknis dan Kriteria Jalan. Tutur Ketua LSM Lasykar Abbabil , MR.
Ketua LSM Lasykar Abbabil menilai banyaknya jalan yang sudah terlihat aspal yang lama saking tipisnya, hasil pengaspalan pun banyak yang sudah terkelupas pasca perbaikan disebabkan tidak matangnya Perencanaan Pihak Kontraktor dan kurangnya Pengawasan dari Dinas terkait Kabupaten Sidoarjo selaku kuasa pengguna anggaran dan Corteam yg di tunjuk dari Dinas Terkait.
Dari hasil penelusuran di LPSE Kabupaten Sidoarjo diketahui kegiatan tersebut berjudul, Pemeliharaan Jalan SUKO (MASJD DARUSSALAM)- SUMBEREJO (R.320), Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo Kota, Kabupaten Sidoarjo dan perusahaan yang mengerjakan adalah CV FIRMAN Berkarya dengan nilai pagu anggaran Rp. 195.138.000,00.
Ditempat yang sama warga Desa Suko yang enggan disebutkan namanya mengatakan kecewa dengan pekerjaan ini gagal dalam pelaksanaan.
“Mungkin aspal sangat tipis dan material lainnya banyak yang dikurangi sehingga kualitas jalan tersebut diragukan dan hasilnya pun untuk saat ini sudah banyak yang terkelupas, kami sebagai masyarakat pengguna manfaat jalan tersebut merasa kecewa,” ucap salah satu warga Suko yang namanya minta dirahasiakan.
“Diminta kepada APH di JATIM agar menindak lanjuti terkait kesetaraan anggaran negara dengan fisik bangunan,” tegas Ketua LSM Lasykar Abbabil Kab Sidoarjo. Bersambung (Ud/Rk)


