Diduga Pekerjaan Tanpa Papan Proyek, Mutu Dipertanyakan, Proyek Irigasi Kemasan II di Wonoayu
TIMOROMAN.COM- Pembangunan Saluran Irigasi Kemasan II di wilayah dusun kemulan Desa Lambangan Kecamatan Wonoayu,Kabupaten Sidoarjo,Provinsi Jawa Timur, Kembali menjadi sorotan publik. Proyek ini diduga berjalan tanpa dilengkapi papan informasi atau identitas kegiatan yang sering kali disebut masyarakat sebagai proyek “siluman”.
Keberlangsungan ini pekerjaan ini menimbulkan sejumlah tanya terkait legalitas, standar teknis pelaksanaan, serta kualitas hasil pembangunan yang mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Berdasarkan pengamatan dan peninjauan langsung awak media pada Kamis (4/6/2026), di lokasi pekerjaan tidak ditemukan papan informasi publik yang lazim terpasang pada setiap kegiatan pembangunan fisik. Padahal, papan identitas tersebut seharusnya memuat rincian penting seperti sumber pendanaan, instansi teknis terkait, nama perusahaan pelaksana atau status kegiatan swakelola, spesifikasi teknis bangunan, masa pelaksanaan,hingga nilai kontrak. Ketidakjelasan data tersebut membuat akuntabilitas, mutu, dan kualitas kontruksi saluran irigasi ini patut Dipertanyakan, begitu pula tanggung jawab penyelenggaran pembangunan.
Pemasangan papan identitas proyek sebenarnya telah diatur secara tegas dalam peraturan perundang – undangan, antara lain Undang – Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 juncto Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa setiap kegiatan pembangunan fisik yang bersumber dari keuangan negara atau daerah, wajib memasang papan identitas proyek sebagai wujud transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Saat dikonfirmasi di lokasi proyek, Slamet, Mandor yang memimpin tenaga kerja di lapangan diduga tidak mengaku tidak memahami secara rinci dokumen adminitrasi maupun spesifikasi teknis dasar proyek tersebut. Ia menjelaskan bahwa pekerjaan telah berjalan selama kurang lebih lima Minggu, namun hingga saat ini papan nama informasi kegiatan belum terpasang.
“Papan merek atau informasi proyek dan juga mesin molen itu memang dari awal tidak ada, karena memang tidak ada di dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB)-,nya.
Untuk pemasangan papan informasi memang belum dilakukan, begitu juga rambu -rambu lalu lintas atau keamanan kegiatan,” Ungkapnya pada Kamis (4/6/2026).,
Selain masalah adminitrasi dan transparansi, aspek teknis pelaksanaan di lokasi juga diduga menyimpang dari standar prosedur yang berlaku. Terlihat bahwa proses pengadukan campuran beton atau adukan pasir dan semen dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin molen yang seharusnya menjadi standar alat bantu dalam pekerjaan kontruksi.
Cara pengadukan yang dilakukan secara manual dan tanpa takaran yang terukur dikhawatirkan dapat menurunkan tingkat homogenitas campuran material.Hal ini berpotensi besar mengurangi mutu, kekuatan, dan daya tahan struktur saluran irigasi yang dibangun. Kondisi ini kembali memunculkan pertanyaan besar terkait kualitas bangunan yang dihasilkan, serta tanggung jawab para pihak terhadap keluaran proyek tersebut.
Temuan lain yang tak kalah penting adalah dugaan lemahnya pengawasan di lapangan.
Selama dua hari berturut – turut tim awak media melakukan pemantauan, diduga tidak terlihat kehadiran petugas dari pihak konsultan pengawas maupun perwakilan dari Dinas teknis terkait yang seharusnya memantau dan memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang disepakati.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak pelaksana pekerjaan,konsultan pengawas, maupun Dinas PUBM SDA di Bidang Air Bagian Irigasi Kabupaten Sidoarjo selaku instansi pembina, namun belum dapat dihubungi atau memberikan tanggapan.
Pemberitaan ini akan dikembangkan kembali apabila telah diperoleh tanggapan dari pihak – pihak terkait demi menjaga prinsip keseimbangan dan kebenaran informasi.
Bersambung(Ud/Rk)



