Lagi, Polisi Tangkap 62 Warga Asing Diduga Terlibat Perjudian Online
TIMOROMAN.COM-Kepolisian Timor-Leste (PNTL) mengumumkan penangkapan 62 warga negara asing lainnya yang diduga terlibat dalam aktivitas daring ilegal pada hari Selasa.
Menurut juru bicara PNTL, Kepala Inspektur João Belo dos Reis, para tersangka ditangkap selama operasi gabungan yang dilakukan pada Senin malam di Comoro, Dili.
“Selama operasi ini, 62 warga negara asing ditangkap, yaitu 28 warga negara Indonesia, 33 warga negara Tiongkok, dan satu warga negara India,” katanya dalam konferensi pers.
Dalam beberapa minggu terakhir, pihak kepolisian Timor Leste telah menangkap lebih dari 400 orang, sebagian besar warga negara Tiongkok, Kamboja, dan Indonesia, yang diduga terlibat dalam aktivitas daring ilegal, khususnya yang terkait dengan perjudian ilegal dan penipuan.
Sebuah laporan yang dirilis minggu ini oleh Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) menunjukkan bahwa perkembangan terkini di Timor-Leste mencerminkan pergeseran pusat aktivitas penipuan di seluruh Asia Tenggara.
Pada konferensi pers tersebut, juru bicara PNTL juga memberikan informasi terbaru mengenai penyitaan kiriman rokok ilegal hari ini.
«Selama beberapa minggu, dinas intelijen dan pasukan maritim kami memantau pergerakan sebuah kapal kargo yang berlayar di Laut Timor. Ada kecurigaan kuat bahwa kapal itu membawa barang ilegal yang telah beredar di dalam negeri selama beberapa waktu,» jelasnya.
Belo dos Reis mengatakan bahwa kapal tersebut dicegat dan dibawa ke pelabuhan Dili, di mana 2.583 karton rokok disita, termasuk merek Manchester, Marlboro Timor-Leste, Marlboro Branco (Indonesia), Dunhill, 555 Gold Virginia Tobacco, Manchester Sapphire Blue dan Double Happiness.
Rokok-rokok itu diselundupkan ke negara tersebut melalui jalur laut.
Juru bicara PNTL mengklarifikasi bahwa pihak berwenang sedang mengidentifikasi lima warga negara Myanmar – dan bukan Kamboja, seperti yang dilaporkan sebelumnya – dan dua warga negara Tiongkok yang tinggal di Timor-Leste.***

