Alumni Psikologi UNAIR Menjabat Sebagai Kepala Departemen Perlindungan Sosial untuk Perempuan di MSSI Timor Leste

TIMOROMAN.COM-Universitas Airlangga (UNAIR) kembali lahirkan para alumni berdampak di berbagai bidang. Kali ini, seorang alumni Program Magister Psikologi (MAPSI) UNAIR, Judit Dos Reis Sarmento.

Kini, Judit mendedikasikan ilmunya di Ministry of Social, Solidarity, and Inclusion (MSSI) atau Kementerian Solidaritas Sosial dan Inklusi Timor Leste.

Judit menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam menangani kasus kekerasan berbasis gender dan kekerasan dalam rumah tangga selama menjabat sebagai Kepala Departemen Perlindungan Sosial untuk Perempuan di MSSI. Ia melaksanakan kerja sama strategis dengan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) melalui program Spotlight Initiative yang mendapat dukuingan dari Uni Eropa dan PBB.

“Saya menyadari tingginya beban mental yang harus dipikul oleh para korban serta pendamping korban,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Judit juga mewujudkannya melalui penyelenggaraan pelatihan dukungan psikologis dasar bagi para pegawai. Judit menilai bahwa staf teknis dan profesional di lapangan akan sangat rentan terdampak secara psikologis karena harus menangani trauma korban kekerasan setiap harinya.

“Hal ini menjadi semakin krusial mengingat angka kekerasan berbasis gender di Timor Leste sempat melonjak drastis akibat tekanan finansial dan isolasi selama masa pandemi COVID-19,” jelasnya.

Tidak hanya fokus pada isu perempuan, Judit juga aktif menyuarakan hak-hak kelompok rentan lainnya. Selain itu, kepemimpinannya menjadi semakin bersinar ketika ia menjabat sebagai Direktur Pusat Solidaritas Sosial dan Inklusi (CSSI) Dili. “Saya mencoba mengaplikasikannya dengan berbagai edukasi kepada masyarakat mengenai pemenuhan hak-hak anak berkebutuhan khusus,” terangnya.

Selama masa jabatannya, Judit giat melakukan sosialisasi terkait Rezim Iuran Jaminan Sosial bagi pegawai negeri sipil di wilayahnya. Tujuan sosialisasi ini untuk memastikan setiap aparatur negara dapat memahami kewajiban kontribusi sebesar empat persen demi terjaminnya kesejahteraan jangka panjang.

Masa jabatannya yang sukses secara resmi diserahterimakan pada 10 Februari 2025. Dalam momen tersebut Judit menyampaikan rasa syukurnya. “Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan selama satu tahun empat bulan ini. Hal ini merupakan kehormatan besar dalam perjalanan karier administrasi publik saya selama ini,” syukurnya.

Kepedulian dan kepemimpinan Judit membuktikan komitmen nyata lulusan Universitas Airlangga dalam membawa perubahan positif melintasi batas negara. Terbukti dari dedikasinya dalam memberikan dukungan terhadap kesehatan mental pendamping korban, perlindungan penyintas kekerasan, serta penguatan sistem inklusi dan jaminan sosial di Timor Leste.***

 

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *