Sembilan Tahun Bersama, Salah Ucap Sayonara ke Liverpool Wariskan 191 Gol

TIMOROMAN.COM-Mohamed Salah akhirnya menutup babak panjang kariernya bersama Liverpool. Pada 24 Maret 2026, penyerang asal Mesir itu mengumumkan akan meninggalkan Anfield di akhir musim, setelah sembilan tahun penuh kejayaan.

Salah bergabung dengan Liverpool pada musim panas 2017 dari AS Roma. Sejak saat itu, ia menjelma menjadi ikon klub dan salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Premier League. Dengan torehan 191 gol di semua kompetisi, Salah menempati posisi ketiga pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liverpool, hanya kalah dari Ian Rush dan Roger Hunt.

Selain kontribusi gol, Salah juga menjadi simbol era kebangkitan Liverpool di bawah Jurgen Klopp. Ia berperan penting dalam membawa The Reds meraih dua gelar Premier League, satu Liga Champions, serta trofi domestik dan internasional lainnya. Momen paling ikonik adalah final Liga Champions 2019 di Madrid, ketika Salah mencetak gol pembuka lewat penalti melawan Tottenham Hotspur.

Meski kontraknya masih berlaku hingga 2027, keputusan Salah untuk hengkang lebih awal disebut sebagai langkah mencari tantangan baru. Spekulasi mengenai masa depannya terus bergulir, dengan Arab Saudi, MLS, dan sejumlah klub top Eropa disebut sebagai destinasi potensial.

Bagi Liverpool, kepergian Salah bukan sekadar kehilangan pencetak gol utama, melainkan juga kehilangan sosok pemimpin di lapangan. Klub kini menghadapi tantangan besar untuk mencari pengganti yang mampu mengisi peran vital di lini serang, sekaligus menjaga ambisi mereka tetap hidup di level tertinggi.

Mohamed Salah telah mencetak 191 gol resmi untuk Liverpool sejak 2017, dengan puncak performa pada musim debutnya (2017/18) ketika ia mencetak 44 gol. Produktivitasnya konsisten tinggi hingga musim 2021/22, meski menurun di musim terakhir sebelum hengkang.

Analisis Perjalanan
– Puncak karier: Musim 2017/18 hingga 2021/22, dengan rata-rata lebih dari 30 gol per musim.

– Konsistensi: Salah hampir selalu mencetak 20+ gol per musim, menjadikannya salah satu winger paling produktif dalam sejarah sepak bola.

– Penurunan performa: Musim terakhir (2025/26) menunjukkan penurunan signifikan, yang turut memengaruhi keputusannya hengkang.

Warisan: Total 191 gol menempatkan Salah sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah Liverpool, di bawah Ian Rush dan Roger Hunt.***

 

 

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *