Diduga Salah Bestek, Proyek Urug Pembangunan USB Lanjutan SMP 2 Tulangan
TIMOROMAN.COM – untuk meningkatkan kwalitas pendidikan Kabupaten Sidoarjo , perlu adanya peningkatan sarana prasarana yang mendukung demi kelancaran proses pelayanan dari semua aspek. Oleh karena itu pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo telah mengalokasikan anggaran biaya melalu anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp. 6.479.250.882,05 program pengelohan pendidikan melaksanakan lanjutan pembangunan USB SMPN 2 Tulangan.
Adapun seluruh proses pengendalian pelaksanaannya meliputi tahapan persiapan, perencanaan, dan pengawasan serta tahap pemanfaatan.
Untuk mencapai Kriteria teknis konstruksi secara kwalitas yang disesuaikan dengan pembiayaan yang diperlukan, dalam belanja modal pengadaan konstruksi pekerjaan pembangunan gedung USB SMPN 2 Tulangan diperlukan adanya kerjasama menyeluruh dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, diantaranya kontraktor pelaksana dan konsultan Pengawas.
Sebab, Kerangka Acuan Kerja (KAK) pada pembangunan gedung USB SMPN 2 Tulangan Kabupaten Sidoarjo itu dibuat sebagai pedoman bagi pejabat pembuat komitmen dan pelaksana pekerjaan salam melaksanakan tugasnya. Demikian disampaikan MR selaku Ketua LSM LASYKAR ABBABIL Kabupaten Sidoarjo kepada Awak Media, Kamis (20/03/2025).
Menurut dia, dalam pelaksanaan lanjutan pembangunan gedung SMPN 2 Tulangan , Kabupaten Sidoarjo , Jawa Timur, dinilai menyimpang dari bestek. Pekerjaan urug yang semestinya menggunakan pasir dan sirtu (sirtu), ternyata hanya menggunakan urug tanah biasa yang dicampur batu blonos.
Ditambahkannya, pada saat pelaksanaan pekerjaan berlangsung konsultan pengawas tidak melakukan teguran kepada pihak ketiga atau pelaksana, dimana pada saat melakukan pengurugan pihak kontraktor Diduga menggunakan bahan material urug tanah biasa dicampur batu blonos, seharusnya menggunakan tanah material sirtu yg super, dan juga bekum terpasang nya pagar seng dilokasi pekerjaan tersebut.
“Padahal spesifikasi teknis merupahkan pedoman yang berisikan persyaratan dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan gedung SMPN 2 Tulangan yang harus dipenuhi dan diperhatikan dalam pekerjaan itu, yang bertujuan target atau sasaran yang ingin dicapai dan tentunya bermanfaat bagi penentu kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, ” Jelasnya.
Karenanya , MR berharap kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan konsultan Pengawas pada pembangunan gedung USB SMPN 2 Tulangan Kabupaten Sidoarjo supaya dapat dilakukan evaluasi, pengawasan yang optimal dan profesional supaya hasil pembangunan gedung tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat yang nyaman dalam proses belajar mengajar.
“Terkait permasalahan tersebut dalam waktu dekat kami akan mengirimkan surat konfirmasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo,” ujar MR.
Sementara itu, informasi diketahui dilokasi, Kontraktor pelaksana pembangunan gedung USB SMP 2 Tulangan adalah CV MOEDJI KAWANTI.
“Saya berharap, sebelum melakukan pembayaran nanti Dinas Pendidikan dan Kabupaten Kabupaten Sidoarjo supaya melakukan audit ulang sebab kuat dugaan pembangunan USB SMPN 2 Tulangan ada pengurangan Volume,”tutup MR.
Terpisah saat Awak Media konfirmasi ke Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi Mengatakan, hasil temuan dilapangan itu akan segera ditindaklanjuti, Rencananya, akan di Sidak terkait masalah tersebut pihaknya meminta kepada rekanan pelaksanaan proyek untuk mengganti material sesuai yang telah ditentukan, dan dilakukan penghitungan ulang Volume Urugan terhadap pelaksanaan pekerjaan. Selain itu, pihaknya akan melakukan pengawasan serta meminta kepada rekanan bekerja sesuai dengan yang telah ditentukan dalam kontrak. Bersambung (Ud/Rk)



