Jamal Musiala: Saya Menderita ‘Kejang Absens’, Tapi Baik-baik Saja

TIMOROMAN.COM-Dunia sepak bola sempat dikejutkan oleh kabar mengkhawatirkan dari bintang muda FC Bayern Munich dan timnas Jerman, Jamal Musiala. Gelandang berbakat berusia 23 tahun ini dilaporkan kolaps hingga pingsan sebanyak dua kali dalam kurun waktu yang sangat berdekatan saat menjalani laga pramusim.

Media Inggris The Sun turut menyoroti insiden medis yang sempat memicu kepanikan di atas lapangan hijau tersebut.

Peristiwa pertama terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, ketika Bayern Munich menghadapi RB Leipzig dalam laga uji coba RB Leipzig. Memasuki menit ke-83, Musiala mendadak lemas dan kehilangan kesadaran tanpa adanya benturan fisik dengan pemain lain RB Leipzig.

Beruntung, rekan setimnya, Ismael Saibari, bertindak sigap dengan menangkap tubuh Musiala sebelum membentur tanah dengan keras. Pada saat itu, tim medis menduga sang pemain hanya mengalami kelelahan ekstrim dan gangguan sirkulasi darah akibat cuaca panas yang menyengat hingga mencapai 33 derajat Celsius.

Namun, kecemasan publik semakin memuncak hanya berselang tiga hari kemudian, tepatnya pada Selasa, 18 Agustus 2026 Musiala yang diturunkan sebagai pemain pengganti di babak kedua saat melawan FC Heidenheim tiba-tiba kembali tersungkur di lapangan. Padahal, ia baru saja menginjakkan kaki di rumput selama sekitar enam hingga delapan menit.

Menyadari situasi darurat tersebut, kapten tim Harry Kane langsung berinisiatif meminta para pemain dari kedua klub untuk membuat lingkaran manusia. Langkah ini dilakukan demi melindungi privasi Musiala dari jangkauan kamera saat tim medis sedang memberikan pertolongan pertama.

Guna meredam simpang siur dan kekhawatiran para penggemar, Jamal Musiala akhirnya membuka suara melalui akun Instagram Ia membenarkan bahwa dirinya sempat kehilangan kesadaran dan mengungkapkan hasil diagnosis dokter Berdasarkan pemeriksaan medis, Musiala dinyatakan mengalami kejang absans (absence seizure) singkat yang dipicu oleh gangguan fungsi saraf sementara .

Meski terdengar menakutkan, Musiala menegaskan bahwa kondisinya saat ini sangat stabil dan dapat ditangani dengan baik oleh tim dokter FC Bayern Munich. Ia juga memastikan tidak ada ancaman kesehatan jangka panjang yang berbahaya bagi kariernya. Setelah mendapatkan perawatan yang tepat, pemain nomor punggung 42 ini menyatakan telah mengantongi izin medis untuk segera kembali merumput dan melanjutkan aktivitas profesionalnya bersama skuad Die Roten.

Hal ini disebabkan oleh gangguan neurologis sementara di mana otak menghentikan sinyal listrik. Kondisi ini dapat menyebabkan penderita kehilangan keseimbangan sesaat atau pingsan.

Namun, kondisi ini dapat diobati dengan obat-obatan dan tidak menyebabkan gejala seperti gemetar dan kejang seperti yang terlihat pada kejang yang lebih parah.****

 

 

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *