Pelatihan Siber di Tengah Efisiensi: Sekda Sidoarjo Disorot Lagi
TIMOROMAN.COM-Sekda Sidoarjo, Fenny Apridawati, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena acara buka bersama bernuansa India yang sempat viral, melainkan karena kepergiannya ke Korea Selatan untuk mengikuti pelatihan keamanan siber. Dokumen internal Pemkab Sidoarjo tertanggal 11 April 2026 mengungkap penunjukan Pelaksana Harian Sekda, yang menandakan Fenny sedang berada di luar negeri.
Keberangkatan ini berlangsung di tengah seruan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, khususnya pemangkasan perjalanan dinas luar negeri yang dianggap tidak mendesak. Ketua JCW, Sigit Imam Basuki, menilai momentum tersebut sangat sensitif. Menurutnya, pelatihan siber memang relevan, tetapi urgensinya patut dipertanyakan ketika dilakukan di luar negeri dan bertepatan dengan kebijakan penghematan. “Ini bukan sekadar soal boleh atau tidak, melainkan soal sensitivitas,” tegasnya.
Sekda adalah motor koordinasi birokrasi daerah. Ketidakhadiran selama hampir sepekan jelas bukan hal kecil. Apalagi, informasi perjalanan ini tidak disampaikan secara terbuka kepada publik, melainkan terungkap dari dokumen administratif. Plt Sekda Ainur Rahman pun enggan memberikan penjelasan ketika diklarifikasi.
Kritik terhadap gaya hidup birokrasi semakin menguat karena ini bukan kali pertama Fenny disorot. Acara buka bersama mewah yang disebut “bukber ala India Kajol” sebelumnya sudah memicu perdebatan tentang kesederhanaan pejabat daerah. Kini, perjalanan luar negeri menambah daftar pertanyaan publik tentang konsistensi antara narasi penghematan dan praktik di lapangan.****

