Liga Inggris: MU Menerima ‘Hadiah’ dari Aston Villa, Mampukah Dimanfaatkan?
TIMOROMAN.COM-Aston Villa secara tak terduga tersandung pada momen paling krusial musim ini, memberikan kesempatan kepada Manchester United untuk menyalip mereka dan merebut posisi ketiga di klasemen Liga Premier.
Bermain tandang melawan Wolverhampton Wanderers di putaran ke-28 Liga Premier pada pagi hari tanggal 28 Februari, Villa kalah 0-2 meskipun dianggap sebagai favorit. Hasil ini secara tidak sengaja membuka peluang besar bagi Manchester United untuk unggul dalam persaingan memperebutkan posisi teratas.
Kekalahan di Molineux membuat Villa berisiko memiliki poin yang sama. Jika MU mengalahkan Crystal Palace, mereka tidak hanya akan menyamai poin tetapi juga bisa menyalip mereka untuk posisi ketiga berkat selisih gol yang lebih baik (8 berbanding 11). Situasi klasemen liga pun menjadi lebih tegang dari sebelumnya.
Kepercayaan diri Manchester United didasarkan pada performa impresif mereka belakangan ini. MU telah memenangkan 5 dari 6 pertandingan Liga Premier terakhir mereka, mencetak 12 gol, kebobolan 6 gol, dan mencatatkan 3 clean sheet. Hasil imbang 1-1 melawan West Ham merupakan penurunan performa yang jarang terjadi, tetapi tim asuhan Michael Carrick langsung merespons dengan kemenangan 1-0 di kandang Everton.
Kekurangan Pemain
Pertandingan kandang melawan Palace pada malam tanggal 1 Maret sangat penting. Mereka selalu menjadi lawan yang sulit, tetapi MU memahami bahwa peluang tidak menunggu lama. Jika mereka memanfaatkan kesalahan Villa, mereka akan mendapatkan keuntungan signifikan dalam perebutan tempat di Liga Champions musim depan.
Menjelang pertandingan kandang melawan Crystal Palace di Old Trafford, manajer Michael Carrick mengkonfirmasi bahwa empat pemain kunci tidak akan tersedia karena cedera. Berita ini mungkin menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar.
Kehilangan pertama yang patut diperhatikan adalah Patrick Dorgu. Bek muda itu mengalami masalah hamstring dalam kemenangan 3-2 melawan Arsenal bulan lalu dan diperkirakan akan absen setidaknya selama satu bulan lagi.
Di lini pertahanan, Matthijs de Ligt telah absen sejak akhir November karena cedera punggung yang terus-menerus. Carrick mengakui bahwa proses pemulihan bek asal Belanda itu lebih lambat dari yang diharapkan dan sulit untuk menentukan jangka waktu yang spesifik. Meskipun operasi tidak diperlukan, kurangnya tanggal kembali yang jelas menyebabkan kecemasan di kalangan penggemar, terutama karena De Ligt diharapkan kembali bulan lalu tetapi kemudian mengalami kemunduran kecil.
Mason Mount juga akan tetap absen. Gelandang asal Inggris ini telah absen dalam empat pertandingan terakhir.
Menurut Carrick, Mount telah kembali berlatih di lapangan dan hampir pulih sepenuhnya, tetapi staf pelatih ingin berhati-hati untuk memastikan dia dalam kondisi prima menjelang akhir musim. Saat fit, mantan pemain Chelsea ini membawa keserbagunaan, intensitas, dan kemampuan untuk membangun serangan di sepertiga lapangan serang.
Nama yang tersisa adalah Lisandro Martinez. Bek tengah Argentina itu absen dalam kemenangan 1-0 melawan Everton karena masalah betis. Namun, Carrick mengatakan cedera Martinez membaik dan dia bisa kembali dalam beberapa hari ke depan.
Dengan Palace yang kesulitan di bawah manajer Oliver Glasner, ini masih merupakan kesempatan bagi MU untuk memanfaatkan keuntungan bermain di kandang, mengatasi kesulitan personel, dan mengambil langkah selanjutnya dalam persaingan memperebutkan tempat di Liga Champions musim depan.****

