Banyak Ditemukan Proyek APBD Kab Sidoarjo Tidak Sesuai Spek, Wakil Ketua Komici C :” Videokan Kecurangan dan Laporkan Kepada Kami

TIMOROMAN.COM– Wakil Ketua Komisi C dari Fraksi Gerindra H.Anang Siswandoko. S.T. turut menyoroti carut marut nya pembangunan infrasrtruktur di Kab Sidoarjo yang saat ini masih berjalan, terutama pada proyek peningkatan jalan yang diduga tidak sesuai spek/RAB

Pria yang terkenal vokal ini meminta semua pengerjaan infrastruktur yang didanai oleh APBD Kabupatan Sidoarjo harus tepat spek dan tepat waktu sesuai perjanjian kerja. Tepat spek sifatnya harga mati, tidak bisa dan tidak boleh ditawar.

” Pengerjaan infrastruktur tidak tepat spek,dibawah spek, adalah ‘KORUPSI’. Setiap tindak korupsi harus ditindak dan disikat. Saya ingatkan betul agar pihak ketiga yang mengerjakan pembangunan infrastruktur berdana APBD Kabupaten Sidoarjo harus tepat spek sesuai perjanjian kerja. Pidana Korupsi jatuhnya bila tidak tepat spek,”jawab tegas H. Anang Siswandoko S.T. saat di konfirmasi team media via WhatsApp. Selasa (18/06/2024).

H.Anang menilai, pembangunan infrastruktur yang tidak tepat spek akan membahayakan masyarakat sebagai pengguna infrastruktur. Untuk infrastruktur jalan dan jembatan bila dibangun tidak tepat spek bisa merenggut korban jiwa. Kalau jalannya berlubang atau jembatannya ambruk kan bahaya, masyarakat yang jadi korban.

“Ngak ada ampun dan zero tolerance terkait tepat spek ini buat pihak yang membangun infrastruktur berdana APBD Kabupaten Sidoarjo,” terang nya.

juga buat aparat Pemda Kabupaten Sidoarjo, Sambung kata Wakil Ketua Komici C ini, yang memiliki Tupoksi terkait pembangunan dan pengawasan pembangunan infrastruktur , tidak tepat spek itu korupsi , tidak tepat spek itu membahayakan masyarakat.

“Saya minta aparat dan pejabat Pemda Kabupaten Sidoarjo yang bertanggungjawab soal pembangunan infrastruktur untuk semakin ketat mengawasi pembangunan infrastruktur. Tepat Spek sesuai perjanjian harus dipegang kuat sebagai acuan kerja. ingatkan pihak swasta bila ada yang kurang spek, kalau diingatkan masih melenceng dari spek lanjutkan dengan laporkan ke pihak berwenang,” pungkas nya.

Komici C DPRD Kabupaten Sidoarjo juga akan ikut aktif secara ketat mengawasi pembangunan infrastruktur berdana APBD. Kami akan mengundang teman – teman Pemda untuk berdiskusi terkait progres dan ketepatan spek dari proyek – proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan. Komici C juga akan proaktif melakukan kunjungan lapangan dan Sidak ke proyek – proyek infrastruktur berdana APBD yang sedang dikerjakan. ini dalam rangka menjalankan amanah rakyat untuk mengawasi pembangunan sekaligus juga upaya aktif mencegah dan juga mencegah masyarakat menjadi korban akibat infrastruktur yang tidak tepat spek.

Komici C juga mengajak semua pihak di Kabupaten Sidoarjo untuk mengawasi proses pembangunan infrastruktur berdana APBD. Kabupaten Sidoarjo. Fraksi dari Partai Gerindra juga mengatakan bahwa ini tanggung jawab bersama dalam mengawasi.

“Tegur dan tanyakan ke pihak yang sedang mengerjakan proyek bila dilihat ada yang tidak benar dan tidak tepat spek. Atau gunakan HP yang dimiliki untuk Videokan Kecurangan tersebut dan laporkan kepada kami agar segera kami tegur mereka. Insya Allah Pembangunan infrastruktur berdana APBD Kabupaten Sidoarjo bebas korupsi dan bermanfaat bagi warga Kabupaten Sidoarjo,” pungkas nya.

Sebelum nya, dari hasil investigasi team media di proyek peningkatan jalan MODONG -GRABAGAN Kec Tulangan didapati pengadukan campuran spesi penahan jalan menggunakan tehnik manual dan tidak di hamparkan sertu saat pemasangan uditch. Proyek yang menelan biaya Rp19,9 Milyard ini bersumber dari APBD Kab Sidoarjo TA 2024 dengan pihak penyedia jasa PT. TJAKRINDO MAS.

Ironisnya , oknum konsultan pengawas yang ada di lokasi terkesan tutup mata tanpa memberikan teguran. Sementara tidak terlihat penyedia pihak penyedia jasa dan dinas terkait di lokasi saat team melakukan peliputan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek tersebut Dwi Eko Saptono S.sos. , Saat di konfirmasi lewat via WhatsApp namun WhatsApp tidak aktif.

Di lansir dari halaman STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SERAH TERIMA HASIL PEKERJAAN FISIK (PEKERJAAN KONTRUKSI )SOP/UPM/DJBM – 119 Revisi 01, NO 5 Ketentuan Umum ,huruf (a) poin (5) dijelaskan.

5.Hal -hal yang harus diperhatikan dalam proses Serah Terima Terima Pertama Pekerjaan adalah.

(a) Pengujian Akhir Pekerjaan.

i). Untuk pemeriksaan dan uji fungsi, Penanggung jawab kegiatan dan DireksiTeknis/Konsultan Pengawas dapat mengacu spesifikasi yang ada. Apabila hasil pemeriksaan terhadap cacat mutu dan uji fungsi belum sesuai dengan spesifikasi yang ada. maka penanggung jawab kegiatan berhak menunda persetujuan berita acara serah terima pekerjaan dan Penyedia jasa Pekerjaan Kontruksi WAJIB melakukan perbaikan terhadap hasil pekerjaan hingga sesuai dengan spesifikasi yang sudah tercantum dalam kontrak.

Dalam PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2021 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PRESIDEN NOMOR 16 TAHUN TAHUN 2018 TENTANG PENGADAAN BARANG /JASA PEMERINTAH, Pasal 78 ayat (3) huruf (e) yang berbunyi : “menyerahkan barang/jasa yang kualitasnya tidak sesuai dengan kontrak berdasarkan hasil audit ; atau maka penyedia akan dikenakan sanksi administratif.

Sanksi Administratif yang dimaksud dijelaskan pada ayat (4) yang berbunyi : “Perbuatan atau tindakan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) dikenakan sanksi administratif berupa :

sanksi digugurkan dalam pemilihan:
. sanksi pencairan jaminan;
.sanksi Daftar Hitam;
sanksi ganti kerugian;dan/atau sanksi denda.

Selanjutnya, pada pasal (5) huruf (e) lebih dipertegas yaitu: ayat (3) huruf (b) sampai dengan huruf (e) dikenakan sanksi ganti kerugian sebesar nilai kerugian yang ditemukan.

Begitu juga bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang kedapatan lalai dalam menjalankan tugas pengawasan akan dikenakan sanksi sebagaimana bunyi pasal (82) ayat (1) berbunyi;

“Sanksi administratif dikenakan kepada PA/KPA/PPK/Pejabat Pengadaan /Pokja/Pemilihan yang lalai melakukan suatu perbuatan yang menjadi kewajibannya.” (Ud/Rk)

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *