Kekurangan Zat Besi Mengintai Anak yang Terlalu Banyak Minum Susu Sapi

TIMOROMAN.COM-Konsumsi susu sapi dalam jumlah berlebihan pada anak-anak, khususnya balita, menjadi perhatian para dokter anak di Australia. Para ahli mengingatkan orang tua agar tidak menjadikan susu sebagai sumber makanan utama karena konsumsi berlebihan dapat berkaitan dengan kekurangan zat besi dan anemia.

Laporan ABC Australia pada 9 Agustus 2026 menyebutkan bahwa dokter anak di sejumlah wilayah Australia melihat peningkatan kasus kekurangan zat besi pada anak-anak usia dini. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah konsumsi susu sapi yang terlalu banyak.

Ahli hematologi di Queensland Children’s Hospital, Sally Campbell, mengatakan anak berusia lima tahun ke bawah sebaiknya tidak mengonsumsi susu sapi lebih dari sekitar 500 mililiter atau dua cangkir per hari. Menurutnya, konsumsi susu yang berlebihan dapat mengganggu penyerapan zat besi sekaligus membuat anak kenyang sehingga mengurangi asupan makanan lain yang kaya zat besi.

Kekurangan zat besi pada anak perlu mendapat perhatian karena zat besi dibutuhkan tubuh untuk membentuk hemoglobin, yaitu bagian dari sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan yang berat dapat berkembang menjadi anemia.

Dalam kasus yang dilaporkan ABC, tiga balita di Queensland disebut meninggal dalam dua tahun terakhir setelah mengalami anemia akibat kekurangan zat besi yang sangat berat dan kemudian mengalami infeksi. Kasus tersebut digambarkan sebagai kondisi yang jarang tetapi dapat mengancam nyawa.

Namun, pembatasan ini bukan berarti susu sapi harus dihindari oleh semua anak. Susu tetap dapat menjadi bagian dari pola makan anak dan menyediakan sejumlah nutrisi penting. Persoalannya adalah jumlah dan keseimbangan pola makan secara keseluruhan.

Pedoman Gizi Australia juga menempatkan susu, keju, dan yoghurt sebagai bagian dari pola makan sehat. Karena itu, perhatian utama bagi orang tua adalah memastikan konsumsi susu tidak menggantikan makanan lain yang diperlukan anak, terutama makanan sumber zat besi.

Orang tua dapat memberikan makanan sumber zat besi seperti daging, ikan, telur, kacang-kacangan dan makanan lain yang sesuai dengan usia anak. Variasi makanan penting agar kebutuhan nutrisi anak tidak hanya bergantung pada susu.

Dengan demikian, pesan yang disampaikan para dokter bukanlah larangan minum susu, melainkan anjuran untuk menghindari konsumsi susu sapi secara berlebihan. Jumlah yang tepat tetap perlu disesuaikan dengan usia, pola makan, pertumbuhan dan kondisi kesehatan masing-masing anak.***

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *