Pemeliharaan Jalan Lingkar Timur Dikerjakan Asal Jadi dan Amburadul
TIMOROMAN.COM-Memasuki Pertengahan Bulan Ramadhan 1447 H/2026 Masehi. Di Titik ruas jalan lingkar timur sampai lampu merah perempatan prasung, bisa terlihat pekerjaan pemeliharaan jalan, sistem kerjanya hanya sebatas penambalan metode pengecoran biasa.
Titik ruas jalan yang banyak lobang, menjadi target utama pekerjaan. Namun, sumber pendanaan proyek – proyek tersebut belum diketahui dari mana asalnya, pasalnya di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRup) kegiatan – kegiatan tersebut tidak ditayangkan secara online.
Sementara pekerjaannya sudah berjalan dan hampir selesai keseluruhan di pertengahan Ramadhan ini.
Pantauan media TIMOROMAN COM dilapangan Rabu (11/03/2026) proyek pemeliharaan ruas jalan berlobang di jalan Lingkar Timur Kecamatan Candi tersebut terkesan dikerjakan asal jadi dan Amburadul dilapangan. ada beberapa Item yang diduga di langgar oleh pihak pelaksana (Kontraktor) seperti hamparan Hotmix di sejumlah titik terlihat relatif tipis dengan tekstur permukaan yang kasar dan kurang padat, pada beberapa bagian, lapisan aspal tampak tidak menyatu sempurna dengan permukaan lama.
Selain itu, perekat aspal (tack coat) diduga tidak diaplikasikan secara merata sebelum pelapisan ulang dilakukan. Secara teknis, kondisi tersebut berpotensi mengurangi daya lekat antar-lapisan serta mempercepat kerusakan jalan.
Di sejumlah titik tambalan jalan berlubang, material yang digunakan diduga agregat klas B dan Bukan material Klas A, terbukti di lapangan material batu jenis bulat dan bukan jenis lancip- lancip, Apabila tidak melalui proses sesuai standar teknis, penggunaan material tersebut dapat mengurangi mutu konstruksi, dan pekerjaan kontruksi nya patut diragukan mencapai pekerjaan kontruksi yang sempurna, terlebih lagi pada saat penghamparan material Beskos tidak dipadatkan sama alat stemper tapi langsung di padatkan oleh alat weles,Bagaimana bisa sempurna kalau hamparan Beskos tidak menggunakan jenis alat stemper dulu, diragukan pemadatan nya kurang maksimal.
Kepala Dinas PUBM SDA Kabupaten Sidoarjo dikonfirmasi via WhatsApp TIMOROMAN COM, Rabu (11/03/206) atas kondisi yang terjadi, balasan via WhatsApp diterima nanti akan segera kita check.
Pemeliharaan jalan di jalan Lingkar Timur ini juga dikomplain oleh warga yang melintas. Pasalnya, pekerjaan pemeliharaan jalan Lingkar Timur pada Maret 2026 tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis, ini adalah pelanggaran kontrak yang berdampak pada kualitas, keamanan, dan umur jalan, serta memerlukan tindakan pengaduan, investigasi, dan sanksi bagi pelaksana kontraktor/penyedia jasa, melibatkan pihak pengawas, pemilik pekerjaan Dinas PUBM SDA Kabupaten Sidoarjo hingga Aparat Penegak Hukum jika ditemukan kerugian negara, dengan mengacu pada aturan pengadaan barang/jasa pemerintah.
Komplain warga, Item pekerjaan pemeliharaan jalan meliputi perbaikan kerusakan perkerasan dan penambalan,perataan, pelapisan,dan perbaikan bahu jalan, bertujuan mengembalikan kondisi jalan ke tingkat kemantapan semula agar aman dan nyaman untuk pengguna jalan, menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
“Iya kami juga kadang hampir bertabrakan kendaraan. Karena pemeliharaan jalan berlubang di Lingkar Timur dalam waktu kurang 1 bulan mau selesai dikerjakan mengindikasikan adanya kegagalan kontruksi atau ketidaksesuaian spesifikasi teknis. Secara regulasi proyek tersebut masih dalam pengerjaan, sehingga penyedia jasa wajib memperbaiki pekerjaan yang buruk / jelek ,” ujar Indra menyampaikan pernyataan yang menekankan pentingnya integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pemerintahan, serta mengajak masyarakat untuk berani melaporkan dugaan korupsi pemeliharaan jalan berlobang di Lingkar Timur kepada aparat penegak hukum (APH) katanya kepada media ini, Rabu (11/03/2026). Bersambung.(Ud/Rk)



