SIMU-Web Tonggak Baru Layanan Ketenagakerjaan Digital Timor-Leste
TIMOROMAN.COM-Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) bersama Sekretariat Negara untuk Pelatihan Kejuruan dan Ketenagakerjaan (SEFOPE) resmi meluncurkan SIMU-Web Job Portal sebagai tonggak baru dalam penguatan layanan ketenagakerjaan berbasis digital di Timor-Leste.
Peluncuran SIMU-Web berlangsung di Pusat Pelatihan SENAI SEFOPE (CNFP), Becora, Dili, dan merupakan bagian dari pelaksanaan proyek Youth Employment and Entrepreneurship Skills (YEES) yang didanai oleh Korea International Cooperation Agency (KOICA), Pemerintah Timor-Leste melalui Kementerian Perdagangan dan Industri (MCI), serta UNDP Timor-Leste.
Platform SIMU-Web dirancang untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kemudahan akses terhadap informasi pasar kerja bagi pencari kerja dan pemberi kerja di seluruh wilayah Timor-Leste. Sistem ini menjadi langkah penting dalam modernisasi layanan ketenagakerjaan nasional seiring dengan dorongan transformasi digital yang terus dikembangkan pemerintah.
Acara peluncuran dihadiri oleh Perwakilan Residen UNDP Timor-Leste, Katyna Argueta, Wakil Direktur KOICA Taegeun Kim, serta Direktur Eksekutif Strategi Ketenagakerjaan Nasional SEFOPE, Paulo Alves, bersama lebih dari 30 peserta dari unsur UNDP, SEFOPE, pusat pemuda, lembaga pelatihan, dan mitra terkait lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan demonstrasi langsung penggunaan SIMU-Web. Seorang perwakilan pencari kerja memperagakan cara membuat profil, mencari lowongan, dan melamar pekerjaan secara daring, sementara staf SEFOPE mendemonstrasikan fitur bagi pemberi kerja, termasuk pemasangan lowongan, peninjauan lamaran, dan proses rekrutmen.
Perwakilan Residen UNDP Timor-Leste, Katyna Argueta, mengatakan bahwa peluncuran dan penyerahan SIMU-Web merupakan tonggak penting dalam perjalanan menuju pertumbuhan inklusif, transformasi digital, dan penyediaan pekerjaan layak bagi seluruh masyarakat.
“SIMU-Web bukan sekadar platform digital, tetapi mencerminkan kepemilikan nasional dan komitmen bersama untuk memperkuat sistem pasar tenaga kerja, meningkatkan akses informasi, serta menghubungkan masyarakat, khususnya generasi muda, dengan peluang kerja yang bermakna,” ujar Katyna, Selasa ini.
Sementara itu, Wakil Direktur KOICA, Taegeun Kim, menegaskan bahwa SIMU-Web dikembangkan sebagai sistem komprehensif yang menjembatani pencari kerja dan pemberi kerja, serta telah melalui proses penyempurnaan berdasarkan masukan pengguna sejak peluncuran awalnya.
“Penyerahan resmi hari ini menandai babak baru dalam upaya bersama untuk memperkuat layanan ketenagakerjaan dan pengembangan keterampilan di Timor-Leste,” katanya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Strategi Ketenagakerjaan Nasional SEFOPE, Paulo Alves, menekankan bahwa kehadiran SIMU-Web sejalan dengan kebutuhan adaptasi terhadap sistem teknologi, terutama dalam konteks integrasi regional.
“Dulu layanan dilakukan secara manual, tetapi sekarang masyarakat cukup mengakses internet untuk melamar pekerjaan dan pelatihan. Platform ini memudahkan pencari kerja untuk mendaftar dan memilih bidang layanan secara mandiri,” jelasnya.
SIMU-Web diharapkan dapat memperkuat layanan ketenagakerjaan nasional melalui pencocokan kerja yang lebih efektif serta memperkuat peran SEFOPE dalam pengelolaan sistem ketenagakerjaan digital.
Platform ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta memastikan tidak ada pihak yang tertinggal dalam transformasi digital dan ekonomi Timor-Leste.***

