Besi WF Jembatan Tambak Rejo Terindikasi Memakai Barang Bekas, Disorot LSM
SIDOARJO – Pembangunan Jembatan Tambak Rejo Kecamatan Waru yang dikerjakan oleh CV Profilik dengan menelan anggaran milyaran diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.
Jembatan ini dibangun dengan miliaran rupiah dari APBD Kab.Sidoarjo menampakkan kontruksi besi WF nya menggunakan barang bekas.
“Dan lebih menyedihkan lagi diindikasikan besi WF tersebut tidak sesuai dengan spek yang dipersyaratkan PU kata,” kata Udin dari LSM Ababil kepada media. Seharusnya memakai seperti foto yang di atas.
Ia berani menyatakan demikian karena melihat langsung proyek di lapangan.
“Hasil investigasi di lokasi pekerjaan pada bulan yang lalu besi WF yang didatangkan terlihat sudah berkarat dan catnya terlihat warnanya pudar,” paparnya.
Kontruksi besi WF pada jembatan tersebut merupakan salah satu kontruksi paling utama karena fungsinya sebagi penyangga semua beban yang ada di atasnya.
Kalau besi FW nya bekas otomatis kekuatan jembatan berkurang dan berpengaruh pada umur jembatan.
Dari hasil temuan investigasi di lapangan tersebut hari Senin (14/1/2022) dikonfirmasikan ke pengawas teknis dinas PUBMSDA terkait spek baja WF jembatan tersebut.
Namun pihak pengawas teknis PUBMSDA tidak mau memberikan keterangan sedikitpun .
Sangat disayangkan pihak pengawas teknis dinas yang ditunjuk sebagai penanggujawab pelaksanaan konstruksi di lapangan yang sudah mengerti aturan atau speknya dari dinas tidak mau meberikan keterangan yang sebenarnya dan terkesan ada yang ditutupi terhadap pembangunan jembatan tersebut kata Udin kepada media.
Pembangunan dengan dana APBD semestinya terbuka untuk publik, dan itu adaUU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Sangat disayangkan kalau pejabat tidak mau terbuka,” pungkasnya.**