Proyek Peningkatan Jalan Bluru Kidul, Bernilai Miliaran Diduga Tak Sesuai Spesifikasi
TIMOROMAN.COM– Proyek pembangunan peningkatan jalan Bluru Kidul Kecamatan Sidoarjo Kota, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, kembali memantik perhatian publik. Pasalnya, dari dokumentasi lapangan yang beredar, tampak proses pengecoran jalan menggunakan campuran yang diduga terdiri dari kerikil sertu, bukan batu split atau batu pecah sebagaimana lazimnya standar mutu untuk pekerjaan peningkatan jalan.
Padahal proyek tersebut dikabarkan menelan anggaran fantastis mencapai Rp 21,6 miliar, dengan pelaksana PT. TJAKRINDO MAS yang beralamat di Jalan Raya Kepatihan No. 168 A Kepatihan Kec. Menganti Kab.Gresik – Gresik (Kab) – Jawa Timur. Dengan nilai sebesar itu, publik menuntut adanya transparansi serta pengawasan ketak terhadap mutu pekerjaan di lapangan.
Sejumlah warga menyebut, penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi berpotensi mempengaruhi ketahanan jalan, bahkan dapat mempercepat kerusakan kontruksi sebelum masa pemeliharaan berakhir.
Saat Awak Media Konfirmasi ke Kabid Jalan dan Jembatan PUBM SDA Sidoarjo,Purwanto , Apakah material Dugaan Agregat Klas B untuk untuk pekerjaan peningkatan jalan Bluru kidul sudah sesuai spesifikasi teknis,,,Namun Kabid Jalan Dan Jembatan PUBM SDA Sidoarjo melakukan aksi tutup mulut/bungkam.
Hingga berita ini terbitkan, pihak pelaksana PT. TJAKRINDO MAS belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan penggunaan material yang berbeda dari spesifikasi teknis.
Proyek bernilai miliaran rupiah seperti ini semestinya menjadi contoh pembangunan berkualitas di Kabupaten Sidoarjo, bukan justru memunculkan keraguan publik.-Bersambung(Ud/Rk)


