Timor-Leste Minta Bantuan Malaysia untuk Mewujudkan Kehadiran Resmi Google
TIMOROMAN.COM-Timor-Leste telah meminta bantuan Malaysia untuk memfasilitasi kerja sama dengan Google guna membangun kehadiran resmi perusahaan teknologi tersebut di negara itu, sehingga para kreator konten digital lokal dapat memperoleh pendapatan dan mengembangkan ekonomi kreatif mereka.
Sekretaris Negara Bidang Komunikasi Sosial Timor-Leste, Expedito Loro Dias Ximenes, mengatakan bahwa ketiadaan perwakilan resmi Google dan YouTube di negara tersebut merupakan salah satu tantangan utama yang menghalangi para kreator konten lokal memperoleh penghasilan melalui program monetisasi platform tersebut.
“Menteri (Komunikasi, Datuk Fahmi Fadzil) telah berjanji untuk membantu kami (Timor-Leste) dengan mengirimkan spesialis Google ke negara kami untuk berinteraksi dengan kami, khususnya untuk mendukung para kreator konten di sana, terutama kaum muda yang sangat berbakat di bidang ini,” katanya kepada Bernama.
Sebelumnya, ia mengadakan pertemuan dengan Menteri Komunikasi Malaysia, Datuk Fahmi Fadzil, di sela-sela KTT Hari Wartawan Nasional (HAWANA) 2026 yang berlangsung di PICCA @ Arena Butterworth Convention Centre pada hari Sabtu.
Sementara itu, Ximenes mengatakan bahwa Malaysia dan Timor-Leste juga sepakat untuk memperkuat kerja sama media melalui pertukaran berita, foto, dan konten multimedia, serta pelatihan jurnalistik dan program pertukaran wartawan.
Kantor Berita Nasional Malaysia (Bernama) dan kantor berita Timor-Leste, Agência Noticiosa de Timor-Leste (TATOLI), menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada hari Sabtu untuk memperkuat kerja sama media antara kedua negara anggota ASEAN tersebut.
MoU tersebut ditandatangani oleh Chief Executive Officer Bernama, Datin Paduka Nur-ul Afida Kamaludin, dan Presiden TATOLI, Noémio Mateus Soares Falcão, mewakili kedua lembaga.
“Menteri dan saya telah sepakat untuk melanjutkan kerja sama setelah pertukaran MoU hari ini antara TATOLI, Timor-Leste, dan Bernama, melalui berbagi materi konten dan pelatihan bagi para jurnalis, dengan jurnalis Timor-Leste datang ke Malaysia dan jurnalis Malaysia pergi ke Timor-Leste,” katanya.
Ia mengatakan bahwa kerja sama tersebut juga diharapkan dapat diperluas ke sektor penyiaran melalui kolaborasi antara Rádio e Televisão de Timor-Leste dan Radio Televisyen Malaysia (RTM).
“Menteri langsung menghubungi direktur jenderalnya (RTM), Ashwad Ismail, untuk memberitahukan tentang pembentukan kerja sama dalam waktu dekat,” tambahnya.
Ximenes berada di Malaysia bersama delegasi Timor-Leste, termasuk Presiden TATOLI dan Wakil Presiden Madalena DE JCP Carlos, untuk menghadiri KTT HAWANA 2026.
HAWANA edisi keenam yang mengusung tema “Integritas Media Memperkuat Kredibilitas” tersebut mempertemukan sekitar 1.000 praktisi media lokal dan internasional, serta diluncurkan oleh Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim.***

