LSM LASYKAR ABBABIL Soroti Adanya Dugaan Proses Lelang di UKPBJ Sidoarjo, Mariono : Harus Diusut Tuntas
TIMOROMAN COM-– Ketua LSM LASYKAR ABBABIL Kabupaten Sidoarjo, Mariono, menyoroti adanya dugaan kecurangan pada proses tender lelang di Kantor UKPBJ Kabupaten Sidoarjo.
Menurut Mariono, dugaan pelanggaran tender lelang berdasarkan adanya laporan aduan masyarakat dimana pengumuman tender lelangnya pada, Selasa (14/07/2026) lalu tersebut adanya keikutsertaan pihak/oknum mempunyai kepentingan yang menyalahgunakan wewenang jabatannya.
“Disinyalir, proses lelang tersebut disusupi orang/oknum oknum mempunyai kepentingan dan diduga menyalahgunakan wewenang jabatannya. Sehingga memenangkan pihak tertentu dan membuat alasan-alasan tak logis untuk mengalahkan pihak yang lain,” sebut Mariono, Sabtu (01/08/2026) kepada wartawan.
Lanjut Ketua LSM LASYKAR ABBABIL,Mariono menjelaskan saat adanya/laporan atas adanya pihak yang merasa dicurangi bahwa perusahaan mereka gagal menjadi pemenang tender karena alasan yang tidak logis dengan dugaan alasan yang dibuat-buat.
Masih Mariono, pihak yang dirugikan dan melaporkan persoalan dugaan kecurangan pada pelaksanaan tender proyek/lelang oleh pihak panitia tender bahwa perusahaan mereka tidak memenangkan tender karena masalah Excavator yang tidak menerbitkan CIA terbaru yang dipersyaratkan,padahal CIA terbitan lama yang masih berlaku Sampai tanggal 31 Desember Th 2026 bisa menang tender dengan proyek jenis yang sama yaitu ” Perbaikan sistem Pompa Lippo.
Lebih jauh diungkapkan Mariono, selanjutnya ia berjanji akan menyurati Kementrian PUPR, Polda Jatim dan Kajati Jatim.
“Kita akan menyurati Kementrian PUPR,Kapolda Jatim dan Kajati Jatim.
Sehingga aduan kasus ini bisa ditindaklanjuti sesuai ranah hukum dan undang undang yang berlaku. Jika hal ini tidak digubris, kita akan melakukan aksi damai dengan demi ke kantor (UKPBJ) Kabupaten Sidoarjo untuk meminta klarifikasi tender tersebut,”ucapnya.
Sementara itu, CV yang merasa dirugikan dengan alasan Excavator tidak terbitan terbaru yang diisyaratkan berharap agar proses lelang tersebut diulang.
“Kami berharap proses tender tersebut dikaji ulang dan pengumuman pemenang tender dibatalkan,”ujarnya.
Terkait persoalan dugaan kecurangan tender proyek, wartawan melakukan klarifikasi masalah tender tersebut ke Kabag UKPBJ Kabupaten Sidoarjo, Herison, namun pihak Kabag UKPBJ melakukan aksi Tutup Mulut/Bungkam.
Untuk diketahui, lelang proyek diduga adanya kecurangan dilakukan pihak Kantor UKPBJ yang dimaksud adalah Perbaikan sistem Rumah Pompa Sidokare I dan II di Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur.
Bersambung(Ud/Rk)

