Pemimpin Tertinggi Vietnam Bertemu Presiden Timor Leste di Singapura

TIMOROMAN.COM-Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam dan Presiden Tô Lâm bertemu dengan Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta di Singapura pada hari Jumat.

Sekretaris Jenderal Partai dan Presiden Tô Lâm mengucapkan selamat kepada Timor-Leste atas keanggotaan resminya di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), dan mengatakan bahwa ini menandai tonggak penting bagi Timor-Leste serta bagi proses pembangunan ASEAN, membuka fase baru kerja sama dan konektivitas yang lebih dalam antara Timor-Leste dan negara-negara di kawasan tersebut.

Pemimpin tersebut menekankan bahwa Vietnam selalu mengutamakan persahabatan dan kerja sama komprehensif dengan Timor-Leste, dan siap untuk terus berbagi pengalaman dalam pembangunan dan integrasi internasional sambil berkoordinasi erat dengan Timor-Leste dalam kerangka ASEAN.

Sementara itu, Presiden Ramos-Horta mengucapkan selamat kepada Sekretaris Jenderal Partai Lâm atas terpilihnya sebagai Presiden, dan menyatakan kekagumannya atas pencapaian pembangunan Vietnam yang kuat dalam beberapa tahun terakhir serta peran dan kedudukannya yang semakin meningkat di kawasan dan dunia.

Presiden menegaskan bahwa Vietnam selalu menjadi sahabat dekat dan mitra terpercaya Timor-Leste, seraya menyatakan harapannya agar Vietnam terus berbagi pengalaman dalam pembangunan sosial-ekonomi, pembangunan institusi, pelatihan sumber daya manusia, dan integrasi internasional.

Pemimpin tersebut menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Vietnam atas dukungan yang berharga dan sepenuh hati selama proses aksesi Timor-Leste ke ASEAN.

Kedua pemimpin tersebut menyatakan kepuasan mereka atas kemajuan positif dalam hubungan antara Vietnam dan Timor-Leste dalam beberapa tahun terakhir, khususnya pertukaran delegasi dan kontak secara teratur di semua tingkatan, yang telah membantu memperkuat kepercayaan politik dan memperluas kerja sama di berbagai bidang.

Mereka mencatat bahwa kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, pertanian, telekomunikasi, pendidikan dan pelatihan, serta pertukaran antar masyarakat terus mencatat hasil positif, meletakkan dasar yang menguntungkan bagi perkembangan hubungan bilateral secara lebih substantif dan efektif di periode baru ini.

Presiden Ramos-Horta mengapresiasi peluncuran kedutaan besar Vietnam di Dili pada April 2026, dan menggambarkannya sebagai tonggak penting yang akan memberikan momentum baru bagi hubungan bilateral sekaligus memfasilitasi pertukaran, konektivitas, dan implementasi program kerja sama spesifik yang lebih efektif.

Dalam membahas arah kerja sama di masa depan, para pemimpin sepakat untuk terus mempromosikan pertukaran delegasi dan kontak di tingkat tinggi; meningkatkan efektivitas saluran kerja sama Partai, Negara, dan legislatif, serta pertukaran antar masyarakat; secara efektif melaksanakan kesepakatan yang telah dicapai; dan meningkatkan berbagi pengalaman dalam tata pemerintahan, pembangunan, dan integrasi internasional.

Kedua pihak sepakat untuk memperluas kerja sama di bidang-bidang di mana Vietnam memiliki kekuatan dan Timor-Leste memiliki permintaan yang kuat, termasuk telekomunikasi, transformasi digital, pertanian, energi, pendidikan dan pelatihan, serta pengembangan sumber daya manusia berkualitas tinggi.

Para pemimpin berpendapat bahwa penguatan konektivitas antar bisnis, daerah, dan masyarakat kedua negara akan membantu memperluas kerja sama substantif sekaligus mendukung Timor-Leste dalam meningkatkan kapasitasnya untuk berpartisipasi dan berkontribusi secara efektif pada proses kerja sama ASEAN.

Dalam pertukaran pandangan mengenai isu-isu regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama, kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat konsultasi dan koordinasi di ASEAN, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan mekanisme multilateral lainnya, sambil bekerja sama dengan negara-negara anggota ASEAN lainnya untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan konektivitas intra-blok, dan menjunjung tinggi sentralitas ASEAN di tengah perkembangan regional dan internasional yang semakin kompleks.

Para pemimpin sangat menghargai kepercayaan, ketulusan, dan dukungan timbal balik yang telah dipupuk kedua negara dalam beberapa tahun terakhir, dan sepakat untuk melanjutkan koordinasi erat guna memajukan hubungan Vietnam–Timor-Leste secara lebih substantif dan efektif, sehingga memberikan kontribusi positif bagi perdamaian, stabilitas, kerja sama, dan pembangunan berkelanjutan di kawasan tersebut.

Pada kesempatan ini, Sekretaris Jenderal Partai dan Presiden Lâm menyampaikan terima kasih kepada Perdana Menteri Timor-Leste Xanana Gusmão atas kesediaannya menerima undangan untuk hadir dan menyampaikan pidato di Forum Masa Depan ASEAN 2026 yang akan diadakan di Vietnam pada Juni 2026.

Sekretaris Jenderal Partai dan Presiden Lâm berada di Singapura untuk kunjungan kenegaraan dari tanggal 29–31 Mei, di mana beliau menghadiri dan menyampaikan pidato utama pada Dialog Shangri-La pada tanggal 29 Mei atas undangan Bastian Giegerich, Direktur Jenderal dan Kepala Eksekutif Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS).***

 

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *