Finder Energy dan SundaGas Jajaki Kolaborasi Rig Pengeboran di Timor-Leste

TIMOROMAN.COM-Finder Energy dan SundaGas Jajaki Kolaborasi Rig Pengeboran di Timor-Leste

Finder Energy Holdings Ltd (ASX:FDR) resmi menandatangani surat pernyataan niat yang tidak mengikat dengan SundaGas Banda Unipessoal, anak usaha Sunda Energy yang terdaftar di AIM, untuk bekerja sama dalam pengadaan rig pengeboran bagi kampanye lepas pantai di Timor-Leste.

Kesepakatan ini membuka jalan bagi program pengeboran gabungan yang mencakup sumur eksplorasi Chuditch milik SundaGas serta tiga sumur pengembangan Finder di proyek Kuda Tasi dan Jahal.

Program bersama tersebut diperkirakan berlangsung hampir 200 hari, sebuah durasi yang jauh lebih menarik bagi penyedia rig dibandingkan kampanye pengeboran singkat. Bagi Finder, manfaat utama dari kolaborasi ini adalah akses yang lebih baik terhadap rig sekaligus penurunan biaya pengeboran.

Perusahaan menekankan bahwa efisiensi operasional dapat dicapai melalui logistik bersama, sinergi pengadaan, dan pemanfaatan rig yang lebih optimal.

Selain itu, kesepakatan ini membantu memvalidasi skala dan jadwal pengembangan proyek KTJ yang direncanakan Finder. Dengan menggabungkan kampanye mereka bersama pengeboran Chuditch-2, kedua perusahaan membangun program yang lebih besar dan lebih kompetitif di mata kontraktor.

Finder sendiri telah meminta rig semi-submersible, sesuai dengan kedalaman air sekitar 400 meter di KTJ, dan menyatakan telah memajukan proses untuk mengamankan unit yang cocok bagi kedua lokasi.

Langkah berikutnya akan bergantung pada formalisasi perjanjian dan keberhasilan pengamanan rig. Kedua pihak menargetkan kesepakatan rinci sebelum 31 Oktober 2026, dengan kemungkinan perpanjangan bila diperlukan. SundaGas mengindikasikan bahwa Chuditch-2 bisa mulai dibor paling cepat pada 2027, sementara Finder menargetkan keputusan investasi final untuk KTJ pada pertengahan 2026.

Meskipun belum mengikat secara hukum, surat pernyataan niat ini menandakan komitmen kedua perusahaan untuk mengurangi risiko logistik dan memperkuat fondasi bagi program pengeboran lepas pantai besar berikutnya di Timor-Leste. ***

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *