Kontraktor Diduga Curang, Proyek Pemeliharaan Jalan Budursn (Jl.Nas Flyover) – Pagerwojo (Jl.K.H Ali Mas’Ud) Berpotensi Dikorupsi?

TIMOROMAN.COM– Geliat pembangunan di Kabupaten Sidoarjo berupa perbaikan infrastruktur masih menyisakan kesan, asal mengejar keuntungan bagi beberapa pihak, tanpa memperhatikan mutu kualitas yang memadai sesuai standar, sebagaimana diharapkan.

Salah satu contoh sebagaimana dimaksud antara lain Pekerjaan Proyek Pemeliharaan Jalan Buduran (Jl.Nas Flyover) -Pagerwojo (Jl. K.H Ali Mas’Ud) Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur yang dapat di duga berpotensi di korupsi oleh Pihak Pelaksana (Kontraktor).

Diketahui Pekerjaan Proyek Pemeliharaan Jalan tersebut dikerjakan oleh CV SUMBER AGUNG dengan Nilai Anggaran sebesar Rp. 235.992.304,00. yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 dengan Satuan Kerja Dinas PUBM SDA di Bidang Jalan Kabupaten Sidoarjo.

Dari temuan Mariono Ketua LSM LASYKAR ABBABIL Kabupaten Sidoarjo di lapangan Selasa (03/03/2026) ada beberapa Aitem yang diduga di langgar oleh pihak pelaksana (Kontraktor) seperti hamparan Hotmix di sejumlah titik terlihat relatif tipis dengan tekstur permukaan yang kasar dan kurang padat, Pada beberapa bagian, lapisan aspal tampak tidak menyatu sempurna dengan permukaan lama.

Selain itu, perekat aspal (tack coat) diduga tidak diaplikasikan secara merata sebelum pelapisan ulang dilakukan. Secara teknis, kondisi tersebut berpotensi mengurangi daya lekat antar-lapisan serta mempercepat kerusakan jalan.

Disejumlah titik tambalan jalan berlubang, material yang digunakan diduga agregat kelas B dan Bukan material agregat yang kelas A,terbukti di lapangan material batu jenis bulat dan bukan jenis yang lancip – lancip, Apabila tidak melalui proses sesuai standar teknis, penggunaan material tersebut dapat mengurangi mutu kontruksi dan pekerjaan kontruksi nya patut diragukan mencapai pekerjaan kontruksi yang sempurna,”kata Mariono.

Sejumlah warga yang melintas di ruas jalan tersebut turut menyampaikan kekhawatirannya.
Mereka menilai pola perawatan tambal sulam berpotensi tidak bertahan lama, terlebih apabila tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan.

“Biasanya kalau tambal sulam cepat mengelupas lagi, apalagi kalau tipis, Takutnya tidak lama sudah rusak lagi,” ujar salah seorang pengendara.

Sebagai proyek yang menggunakan dana publik, pekerjaan pemeliharaan jalan seharusnya dilakukan sesuai standar teknis kontruksi dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun teknis,” Pungkas salah satu pengendara.

Lebih lanjut Mariono menyampaikan, Ada yang hilang dalam pembangunan proyek pemeliharaan jalan ini seperti hilangnya pantauan dari instansi Terkait Dinas PUBM SDA di Bidang Jalan, kenapa karena apa yang di lakukan oleh pihak kontraktor ada dugaan melanggar aturan yang ada.

Dalam pembangunan pekerjaan kontruksi di lingkungan pemerintah pengawasan itu sangatlah penting yang mana jika pengawasan lalai atau kecolongan dapat berakibat fatal sehingga pihak Pelaksana dapat sewenang – wenang untuk melakukan hal yang tidak diinginkan,” Tegas Mariono.

Kami berharap agar pihak Dinas PUBM SDA di Bidang Jalan selaku Stakeholder untuk cepat tanggap menyikapi perihal ini dan segera turun ke lapangan untuk memeriksa kebenaran informasi tersebut, jika memang benar adanya maka kamu berharap untuk Bertindak Tegas dengan semestinya agar masyarakat tidak merasa di curangi atau dirugikan oleh kontraktor.

Mariono berharap agar Kepala Dinas PUBM SDA Kabupaten Sidoarjo beserta jajarannya yang terkait untuk menunjukkan ketegasan dan ke profesional nya dalam bekerja. yang mana bila nantinya ada di temukan kecurangan yang di lakukan oleh pihak pelaksana (Kontraktor) Agar dapat di tindak tegas guna kepentingan dan kebaikan bersama,” Pungkas Mariono.

Terkait perihal ini awak media mengkonfirmasi ke Kepala Dinas PUBM SDA Kabupaten Sidoarjo,lewat saluran elektronik WhatsApp nya :
1.Apakah metode Pelaksanaan pemeliharaan jalan tersebut sudah sesuai dengan standar teknis yg sudah ditetapkan oleh kementrian PUPR,Pak…?
2.Kalau sesuai tolong dijelaskan mengacu pada aturan yang mana Pak…?
3.Apakah Bapak Yakin Pemeliharaan jalan dengan metode seperti itu umur jalan yang ditempel bisa bertahan lama?
4.Mihib Bapak di kaji lagi metode pemeliharaan menutup lubangan Jalan pakai BaseCouse dengan kondisi lubang penuh air langsung ditimbun dan ditutup aspal?

Sampai Berita ini ditayangkan, Kepala Dinas PUBM SDA Kabupaten Sidoarjo melakukan aksi tutup mulut/bungkam(Rk/Ud)

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *