Bertahun-tahun Dirahasiakan, Supermodel Miranda Kerr Akui Idap Proktitis yang Menyiksa

TIMOROMAN.COM-Supermodel internasional asal Australia, Miranda Kerr, mengejutkan publik dengan pengakuan mengejutkan seputar kondisi kesehatannya.

Mantan model Victoria’s Secret ini secara terbuka membagikan perjuangan rahasianya selama bertahun-tahun melawan proktitis (proctitis), sebuah penyakit peradangan kronis pada lapisan dalam rektum yang dikenal sangat menyakitkan.

Penyakit autoimun ini pertama kali terdeteksi sekitar delapan tahun lalu saat dirinya sedang mengandung anak keduanya, Hart.

Miranda Kerr mengungkapkan bahwa kombinasi antara tingkat stres tinggi akibat jadwal kerja yang padat di masa lalu serta peradangan sistemik di dalam tubuh menjadi pemicu utama munculnya gangguan pencernaan parah tersebut.

Secara medis, proktitis menyerang jaringan usus besar bagian ujung (rektum), yang dapat menimbulkan gejala nyeri hebat di area panggul, pendarahan saat buang air besar, diare, hingga sensasi mulas yang konstan.

Guna menekan gejala menyiksa tersebut agar tidak kambuh, ibu empat anak ini terpaksa merombak total gaya hidupnya dan menerapkan pola diet yang sangat ketat.

“Saya harus benar-benar disiplin karena jika melanggar, tubuh saya akan langsung meradang,” ujar Miranda Kerr dalam wawancara terbarunya bersama majalah Stellar Australia.

Dalam daftar pantangan makanannya, Kerr mencoret total konsumsi telur, produk olahan susu (dairy), gandum (gluten), minyak biji-bijian (seed oils), hingga beberapa jenis sayuran hijau seperti kale dan bayam karena dinilai dapat memicu iritasi usus .

Sebagai gantinya, ia beralih ke sumber karbohidrat dari sayuran akar (seperti wortel dan labu) serta mengonsumsi protein dari daging alternatif yang minim pemrosesan industri, seperti daging bison, rusa, domba, dan kalkun.

Berkat kedisiplinan tingkat tinggi dalam menjaga asupan nutrisi dan mengelola stres, pengorbanan wanita berusia 43 tahun ini membuahkan hasil manis.

Kerr mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan kolonoskopi terakhirnya, kondisi proktitis yang diidapnya kini telah dinyatakan berada dalam fase remisi—atau kondisi di mana gejala penyakit kronis mereda dan terkontrol dengan baik.****

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *