Cendera Mata BNPP RI untuk Presiden dan PM Timor Leste

TIMOROMAN.COM-Presiden Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Jose Ramos Horta dan Perdana Menteri Timor Leste Kay Rala Xanana Gusmão menerima cendera mata berupa plakat Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI dalam peringatan Hari Restorasi Kemerdekaan ke-24 RDTL di Dili, Rabu (20/5/2026).

Penyerahan plakat itu menjadi simbol persahabatan sekaligus penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Timor Leste.

Cendera mata tersebut diserahkan Staf Khusus Timor Leste yang mewakili BNPP RI, Shienny Angelita Laiskodat, dalam rangkaian acara kenegaraan tersebut.

Pada kesempatan itu, Sekretaris BNPP Makhruzi Rahman hadir mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian selaku Kepala BNPP RI.

Makhruzi didampingi Kelompok Ahli BNPP RI Nur Kholis, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP RI Budi Setyono, serta Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain Maria Fatima Rika.

Kehadiran delegasi BNPP RI menjadi bagian dari partisipasi resmi Pemerintah Indonesia dalam peringatan Hari Restorasi Kemerdekaan Timor Leste.

Partisipasi itu juga mencerminkan upaya memperkuat diplomasi perbatasan antara dua negara bertetangga yang memiliki hubungan historis dan geografis yang erat.

Penyerahan cendera mata kepada Presiden dan Perdana Menteri Timor Leste dimaknai sebagai bentuk penghormatan serta komitmen menjaga hubungan yang harmonis dan berkelanjutan di kawasan perbatasan.

Sebagai lembaga yang bertugas mengoordinasikan pengelolaan perbatasan negara, BNPP RI mengelola sejumlah PLBN yang menghubungkan Indonesia dan Timor Leste.

PLBN tersebut meliputi PLBN Motaain di Kabupaten Belu, PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka, serta PLBN Wini dan Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melalui momentum peringatan Hari Restorasi Kemerdekaan ke-24 Timor Leste, BNPP RI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengelolaan perbatasan yang berdaya guna dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Pengelolaan kawasan perbatasan juga diharapkan tidak hanya menjadi gerbang negara, tetapi turut memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Timor Leste.***

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *