Komunitas Motor Klasik Gaspol Peduli Pendidikan Perbatasan
TIMOROMAN.COM-Komunitas Motor Klasik di Nusa Tenggara Timur bersama para pegiat komunitas peduli di Pulau Timor melaksanakan aksi nyata bakti sosial bertajuk “MOTOR BAIK” sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di wilayah perbatasan.
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di SD Nekto, yang merupakan sekolah kelas jauh dari SDI Ninma, di Dusun Nekto, Desa Raiulun, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka.
Wilayah itu berada di kawasan perbatasan antara Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).
Aksi sosial itu melibatkan berbagai Komunitas Motor Klasik di Nusa Tenggara Timur, khususnya yang berada di Pulau Timor, serta para relawan dan pegiat sosial yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil dan perbatasan.
Dalam kegiatan tersebut, para relawan menyasar anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan siswa sekolah dasar yang berada di Dusun Nekto sebagai penerima manfaat utama.
Para peserta kegiatan memberikan berbagai bantuan serta dukungan moral untuk mendorong semangat belajar anak-anak yang selama ini menempuh pendidikan dengan berbagai keterbatasan.
Selain menyerahkan bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan interaksi bersama anak-anak, yang bertujuan menumbuhkan motivasi belajar serta memberikan perhatian dan semangat kepada mereka agar tetap berjuang meraih pendidikan yang lebih baik.
Koordinator kegiatan, Rm. Nus Humoen, kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (10/3/2026), menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Komunitas Motor Klasik terhadap masa depan pendidikan anak-anak di wilayah perbatasan.
Menurutnya, kehadiran Komunitas Motor Klasik dalam kegiatan sosial seperti ini merupakan bentuk kontribusi sederhana namun penuh makna bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian, khususnya anak-anak yang sedang menempuh pendidikan di daerah terpencil.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat membantu anak-anak di Dusun Nekto. Kami juga memohon dukungan dari pemerintah serta berbagai pihak lainnya untuk terus mendukung kegiatan sosial seperti ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan bertajuk “MOTOR BAIK” juga menjadi bukti Komunitas Motor Klasik di Nusa Tenggara Timur tidak hanya aktif dalam kegiatan otomotif semata, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap kondisi pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
“Pendidikan adalah kunci untuk mengubah nasib anak-anak di perbatasan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk berbagi kasih dan peduli terhadap pendidikan di wilayah perbatasan,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Rm. Nus mewakili seluruh peserta berharap semangat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi contoh bagi berbagai pihak untuk bersama-sama memberi perhatian lebih terhadap pendidikan serta kesejahteraan anak-anak yang tinggal di kawasan perbatasan RI–RDTL.***

