Kampanye Vaksinasi Rabies Capai 29.000 Anjing di Timor-Leste

TIMOROMAN.COM-Timor-Leste berhasil mencapai tonggak penting dalam kampanye massal untuk melindungi masyarakat dari rabies, salah satu penyakit paling mematikan di dunia.

Sebanyak 29.365 anjing telah menerima vaksin rabies pada tahun 2025 sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghapus rabies pada manusia di negara tersebut. Selain itu, 1.451 kucing dan 167 monyet juga divaksinasi tahun lalu, demikian disampaikan Direktur Nasional Layanan Veteriner, Joanita Bendita João, kepada wartawan di sela-sela lokakarya penggunaan antibiotik yang digelar Kamis di Hotel Novo Turismo, Dili.

Bendita menegaskan bahwa kasus rabies telah menurun secara signifikan berkat kampanye vaksinasi yang terus dilakukan, namun menekankan perlunya percepatan imunisasi untuk semakin mengurangi risiko penularan. Ia menambahkan bahwa pasokan vaksin rabies saat ini cukup untuk menangani kasus di wilayah berisiko tinggi.

Presiden Institut Nasional Kesehatan Masyarakat Timor-Leste, Nívio Sarmento, menyebut Kementerian Kesehatan telah mencatat 24 kematian akibat rabies pada manusia: satu kasus pada 2024, 21 kasus pada 2025, dan dua kasus sejauh ini pada 2026.

Menurut Kementerian Kesehatan, terdapat 1.319 kasus gigitan anjing pada 2024 dan meningkat menjadi 3.011 kasus pada 2025. Direktorat Nasional Layanan Veteriner juga menganalisis 263 sampel hewan, dengan 158 di antaranya positif rabies.

Sarmento menegaskan bahwa intervensi lapangan terus dilakukan, dengan kampanye vaksinasi massal yang menargetkan hewan—khususnya anjing—dipimpin oleh direktorat veteriner. Ia juga memperingatkan bahwa sebagian kasus tidak dilaporkan karena masyarakat tidak mencari perawatan medis setelah digigit anjing, dengan anggapan hal itu tidak perlu.

Dengan 99% kasus rabies pada manusia berasal dari gigitan anjing, vaksinasi massal anjing menjadi langkah jangka panjang paling penting untuk melindungi kesehatan masyarakat.***

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *