Bawang Bombay Adalah Sayuran Paling Sehat Penangkal Kanker dan Gula Darah

TIMOROMAN.COM-Pemanfaatan bahan pangan alami sebagai pendukung terapi penyakit kronis kian mendapat perhatian serius dari komunitas medis. Salah satu yang paling disorot adalah bawang bombay (Allium cepa).

Berbagai studi klinis membuktikan bahwa mengonsumsi bawang bombay, terutama dalam kondisi mentah, mampu membantu menurunkan dan menstabilkan kadar gula darah secara signifikan pada penderita diabetes tipe 1 maupun tipe 2.

Khasiat ini didorong oleh tingginya kandungan antioksidan kuersetin (quercetin) serta senyawa belerang organik seperti allyl propyl disulfide yang bekerja merangsang sekresi insulin sekaligus meningkatkan sensitivitas sel tubuh terhadap hormon tersebut.

Meskipun memiliki potensi medis yang besar, para ahli kesehatan mengingatkan agar masyarakat memahami mekanisme kerja dan batasan aman konsumsinya:

Dr. Maya Rosman (Pakar Gizi dan Konsultan Ilmiah) dalam ulasan ilmiah terbarunya yang dimuat oleh media The Jerusalem Post menegaskan bahwa bawang bombay memegang predikat sebagai salah satu sayuran paling sehat karena efektivitasnya dalam mencegah kanker dan menekan risiko diabetes.

Dr. Rosman menyoroti uji laboratorium di mana ekstrak bawang bombay yang dikombinasikan dengan obat diabetes Metformin terbukti mampu menurunkan kadar gula darah serta kolesterol secara masif.

Namun, ia juga memberikan catatan penting mengenai metode memasak. “Proses pemanasan atau penggorengan di atas suhu 120°C akan memicu karamelisasi yang memecah pati menjadi gula sederhana (glukosa dan fruktosa).

Suhu tinggi tersebut merusak senyawa sulfur aktif dan aktivitas biologis di dalamnya. Oleh sebab itu, untuk tujuan medis diabetes, mengonsumsi bawang bombay dalam bentuk segar/mentah pada salad jauh lebih direkomendasikan karena kandungan zat aktifnya masih utuh,” papar Dr. Rosman.

Sementara dokter Spesialis Penyakit Dalam (Endokrinolog) mengingatkan para pasien untuk berhati-hati terhadap interaksi antara bawang bombay dengan obat-obatan kimia. “Bawang bombay memiliki efek hipoglikemik (menurutkan gula darah) yang nyata.

Jika seorang pasien diabetes mengonsumsi bawang mentah dalam jumlah besar bersamaan dengan obat resep seperti Metformin atau suntikan Insulin, efeknya bisa berlipat ganda. Hal ini berisiko memicu hipoglikemia, yaitu kondisi berbahaya ketika gula darah drop di bawah 70 mg/dL yang ditandai dengan gejala pusing, gemetar, dan keringat dingin.”****

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *