Akademi Perhotelan Nihi Rote Bakal Latih Remaja Timor Leste
TIMOROMAN.COM-Wajah pariwisata Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), perlahan memasuki babak baru dengan hadirnya Nihi Rote di kawasan Pantai Bo’a.
Mengusung konsep resor mewah berstandar internasional, kehadiran Nihi Rote tidak hanya memberikan pengalaman menginap kelas dunia, tetapi juga menarik perhatian regional hingga ke negara tetangga, Timor Leste.
Resor ini menawarkan 21 vila satu dan dua lantai, di mana 14 di antaranya dibangun tepat di sepanjang pantai.
Interiornya memadukan gaya Skandinavia dan karakter pesisir khas Rote melalui desain atap jerami, dinding batu serta furnitur kayu bermotif alami.
Selain fasilitas hunian, Nihi Rote dilengkapi sarana rekreasi seperti area selancar (surfing), menyelam, paddleboard, yoga privat, spa, lapangan padel, pickleball hingga pusat aktivitas anak.
Kualitas pelayanan dan kemewahan resor ini mendapat apresiasi tinggi dari para tamu, salah satunya Christina Agustin.
Dalam ulasannya, Christina memberikan penilaian lima bintang untuk pelayanan, fasilitas hingga keramahan para staf Nihi Rote.
”Pelayanan, keramahan, fasilitas, kamar dan makanan semuanya kelas satu. Lima bintang untuk Nihi Rote,” tutur Christina dalam ulasannya yang diperoleh Pos Kupang, Kamis (8/10/2026).
Secara khusus, ia mengapresiasi empat staf, Dinda, Meldi, Selma dan Yudha, yang dinilainya memberikan pelayanan personal dan berkesan.
Tidak hanya fokus pada sektor hospitality premium, Nihi Rote juga memberi perhatian pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal melalui Akademi Perhotelan Nihi Rote.
Akademi yang telah berjalan sekitar tiga tahun di bawah pimpinan Nora Bawazier ini mendidik 10 hingga 20 anak muda lokal setiap tahunnya dalam berbagai bidang, mulai dari bartending, housekeeping hingga kemampuan bahasa Inggris.
Kehadiran akademi ini mendapat sambutan positif dan dukungan langsung dari Presiden Timor Leste, José Ramos-Horta.
Ramos-Horta mengapresiasi program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut dan berharap dapat mengirimkan lima remaja asal Timor-Leste untuk mengenyam pelatihan perhotelan di Rote.
Setelah menyelesaikan pendidikan, para remaja tersebut diharapkan dapat membawa pulang keterampilan yang didapat untuk membangun industri pariwisata di Timor Leste.
Bahkan, Ramos-Horta membuka peluang kerja sama yang lebih luas dan berharap konsep serupa, seperti “Nihi Timor”, dapat terwujud di negaranya di masa depan.
Melalui perpaduan investasi pariwisata kelas dunia dan pendidikan keterampilan, Nihi Rote juga menjadi simbol baru pengembangan potensi generasi muda di kawasan Nusa Tenggara Timur dan koridor perbatasan Timor Leste.(poskupang)

