Proyek Irigasi di Sidoarjo Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi Teknis
TIMOROMAN.COM– Proyek Pembangunan Irigasi Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, menjadi sorotan publik, setelah ditemukan indikasi ketidaksesuaian dengan standar teknis.
Alih – Alih menjadi solusi pengendalian banjir dan perbaikan infrastruktur, proyek tersebut justru menimbulkan tanda tanya besar terkait kualitas pekerjaan dan akuntabilitas anggaran.
Hasil penelusuran media TIMOROMAN COM. di lapangan menunjukkan bahwa pembangunan saluran dilakukan tanpa lapisan dasar seperti amparan pasir dan kedalaman hanya sekitar 40 cm Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengurangi stabilitas dan memperpendek unsur kontruksi, bahkan berpotensi menyebabkan tidak tahan lama.
Menurut sumber yang enggan di sebutkan namanya mengatakan, sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan dengan nilai kontrak Rp 190.607.000,00 dikerjakan oleh CV ANUGERAH AL BARIK dengan alamat PURI PERMATA SARI BLOK F NO.03 RT 004. RW.O18 – Gresik (Kab)- Jawa Timur , pekerjaan diduga mengurangi volume dan penggunaan matrial kualitas buruk seperti pasir, semen dan jenis batu (krokos) yang tidak mempunyai standar yang telah ditentukan dikuatirkan kekuatan bangunannya saluran air tersebut terancam roboh dan retak.
Lebih jauh sumber menjelaskan, Seharusnya ketebalan semen bangunan Saluran Irigasi untuk memplester dan lainnya jangan asal – asalan dan harus sesuai dengan spesifikasi (spek) serta penggunaan materialnya tidak dikurang-kurangi oleh pihak pemborong dari konyolnya fondasi, pemasangan batu dasar yang di susun tanpa diberi senen dan lantai saluran air itu pun diduga tak sesuai dengan spek. ketinggiannya tinggi kanan dan kiri pun masih diragukan,serta pencampuran spesi dilakukan dengan teknik manual dan bukan pakai alat Molen (Site Mix) sehingga diduga campuran spesi tidaa merata.
Sedang tenaga kerja yang bekerja di proyek tersebut tidak dilengkapi dengan alat pelindung kerja (APD) oleh pihak pemborong.
Saat awak media konfirmasi ke Kabid Dinas PUBM SDA di Bidang Air Bagian Irigasi, Prayit,terkait :
1.kenapa papan nama kegiatan tidak di pasang ?
2.Apakah metode pencampuran spesi pakai teknik manual sudah dibenarkan dan sudah sesuai kah dengan spesifikasi teknis nya ?
3.Apakah matrial jenis batu krokos itu jenis matrial yang di persyaratan di RAB ?
Namun Kabid Dinas PUBM SDA di Bidang Air Bagian Irigasi melakukan aksi Bungkam.
Masyarakat meminta tindakan tegas dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, termasuk audit menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur saluran Irigasi tersebut. Evaluasi teknis dan administratif dinilai sangat penting untuk memastikan seluruh pekerjaan sesuai dengan kontrak, spesifikasi teknis, dan prinsip akuntabilitas publik.
Proyek saluran Irigasi yang sejatinya bertujuan meningkatkan kualitas kelancaran air bagi petani kini justru memunculkan isu dengan penyimpangan teknis dan transparansi.
Publik mendesak agar pemerintah daerah tidak menutup mata,blacklist CV yang “CURANG” kerja nya di Kabupaten Sidoarjo dan memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Tulangan.(Ud/Rk)


