Pasar Saham Bergejolak, Prajogo Pangestu Masuk Daftar 5 Taipan Dunia yang Kehilangan Kekayaan Terbanyak
TIMOROMAN.COM-Turbulensi yang melanda pasar saham global kembali memicu pergeseran dramatis pada peta kekayaan kaum super tajir dunia.
Konglomerat asal Indonesia, Prajogo Pangestu, dilaporkan masuk ke dalam daftar lima besar miliarder Asia dengan penurunan kekayaan harian (biggest losers) paling ekstrem di dunia.
Berdasarkan data terbaru Forbes Real-Time Billionaires, total kekayaan bersih lima taipan papan atas ini menguap hingga US$5,3 miliar (sekitar Rp93,8 triliun) hanya dalam satu hari perdagangan.
Prajogo Pangestu, pemilik gurita bisnis Barito Group, mencatatkan penyusutan kekayaan bersih mencapai US$1 miliar atau ambles 7 persen dalam waktu semalam.
Kemerosotan harta taipan berusia 82 tahun ini disebabkan oleh aksi jual massal yang menimpa saham-saham emiten hijau dan petrokimia miliknya di Bursa Efek Indonesia (BEI), menyusul kebijakan penyeimbangan (rebalancing) indeks global oleh badan riset pasar modal internasional.
Amblesnya nilai aset tersebut menekan sisa total kekayaan bersihnya menjadi US$13,4 billion.
Namun, Prajogo tidak sendirian menghadapi gempuran sentimen negatif pasar. Berikut adalah 4 taipan global lainnya yang menempati daftar top 5 biggest losers dunia bersamanya:
1. Chen Jianhua (China) – Rugi US$1,2 Miliar
Ketua dari Hengli Group, salah satu raksasa bisnis petrokimia dan pembuatan kapal terbesar di China, menempati urutan pertama kehilangan kekayaan terbanyak. Hartanya turun 4,5 persen dalam sehari perdagangan menjadi US$25,7 miliar karena fluktuasi nilai saham sektor komoditas kimia.
2. Wang Weixiu (China)
Rugi US$1,1 Miliar
Miliarder kawakan berusia 75 tahun selaku pendiri perusahaan teknologi optik terkemuka Zhongji Innolight mengalami penyusutan aset sebesar 5,6 persen. Kekayaannya kini tergerus ke angka US$18,8 miliar akibat aksi ambil untung (profit taking) investor di sektor teknologi kecerdasan buatan.
3. Lei Jun (China) – Rugi US$1,1 Miliar
Pendiri sekaligus CEO produsen ponsel pintar dan kendaraan listrik komersial Xiaomi, Lei Jun, menderita penurunan harta sebesar 5,1 persen. Tekanan koreksi harga pada pasar saham teknologi global memotong kekayaan bersihnya menjadi US$19,9 miliar.
4. Jay Y. Lee (South Korea)
Rugi US$867 Juta
Orang terkaya di Korea Selatan sekaligus Chairman Samsung Electronics, Jay Y. Lee, melengkapi daftar ini setelah mencatatkan penurunan kekayaan bersih sebesar 2,7 persen. Dinamika restrukturisasi internal dan penurunan margin ekspor semikonduktor memangkas total hartanya menjadi US$31,3 miliar.
Meskipun secara akumulatif mencatatkan kehilangan nominal yang masif, mayoritas dari para miliarder papan atas ini diprediksi masih mampu mempertahankan stabilitas bisnis intinya secara fundamental. Analis pasar menilai gejolak ini merupakan siklus wajar akibat aksi penyesuaian portofolio dana institusional global menjelang kuartal akhir tahun.****

