Pemasangan U-Ditch di Proyek Jalan Damarsi-Betro Dipaksakan

SIDOARJO – Pembangunan infrastruktur di Sidoarjo terus dikebut. Salah satunya adalah proyek untuk memperbaiki jalan.

Namun patut disayangkan proyek-proyek itu ibaratnya tanpa pengawasa. Salah satunya adalah proyek Pekerjaan Peningkatan Jalan Damarsi-Betro.

Jalan yang sudah tambal sulam itu memang patut mendapat prioritas perbaikan agar memperlancar roda ekonomi di wilayah tersebut.

Namun sejumlah temuan mengindikasikan adanya permainan di lapangan.

Yang agak mencolok adalah pemasangan U-ditch Banyak yang terlihat cacat atau retak karena umur beton belum cukup umur untuk dilakukan pengiriman ke lokasi pekerjaan.

Ini bisa berakibat serius karena mutu beton tidak memenuh syarat sebagaimana struktur U-ditch.

Hal ini juga akan sangat berdampak pada kekuatan yang dipersyaratkan dalam dokumen lelang yang spesifikasinya gandar 20 ton. Lebih jauh lagi ruas jalan ini tidak awet.

Proyek yang dikerjakan oleh PT Tripalindo Trans Mix dengan nilai Rp5,999 miliar berasal dari dana APBD ini pemasangan U-ditch tersebut mungkin terlewat dari pengawasan dinas terkait dan terkesan ada pembiaran.

“Soal pemasangan U-ditch di jalan Betro-Kwangsan seolah dipaksakan. Ada kesan pembiaran terhadap pelaksana agar mendapat keuntungan dari proyek itu,” demikian Udin dari LSM di Sidoarjo.”**

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *