Ada Dugaan Proyek Irigasi Curi Start di Sidoarjo, Belum ada Tanda Tangan Sudah Jalan

SIDOARJO – Meskipun Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor sudah memperingatkan kontraktor agar mengerjakan proyek tidak boleh asal-asalan masih saja di lapangan ada yang melanggar.

“Setiap Minggu saya keliling, turun sendiri mengecek progres pembangunan proyek. Jadi saya minta ke semua yang mengerjakan proyek pemerintah memperhatikan kualitas garapannya. Tidak boleh asal – asalan,” tegas Gus Muhdlor.

GAK ADA MOLEN

Bupati Sidoarjo alumni Fisip Unair itu menegaskan kalau setiap proyek pembangunan berada dalam pengawasannya langsung. Ia tidak segan – segan mencoret laporan hasil kerja bila kualitas bangunanan tidak sesuai dengan perjanjian dikontraknya.

Namun praktik itu tampaknya masih berlangsung. Terbaru adalah temuan anngota LSM Sidoarjo Udin yang menemukan proyek yang mencurigakan.

Proyek itu ialah Pembangunan dan Pemeliharaan Irigasi Desa Mergobebe Kecamatan Tarik .

Modus masih sama dengan proyek-proyek asala-asalan yang sudah diberitakan lebih dahulu yaitu:

1.Papan nama proyek tidak dipasang mesti Wajib dipasang.
2.Pengadukan buat bahan campuran tidak pakai molen tapi pakai manual. 3.Proyek diduga curi start. Pekerjaan belum ada tanda tangan kontrak pekerjaan, sudah dikerjakan.**

“Jadi Pekerjaan yang belum tanda tangan kontrak kerja sama dinas itu Ndak boleh dikerjakan dulu, Nungu tanda tangan kontrak kerja Antara Kontraktor Sama Pp kom Dinas Pengairan,” kalau sudah begini siapa tanggungjawab? demikian Udin.

“Dengan belum ada kontrak dengan dinas terkait boleh dikata ini proyek hantu,” kata Udin.**

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *