Pembangunan SDN Cememngkalang Banyak Kejanggalan, Pakai Besi dan Baja di Luar Spek

SURABAYA – Pembangunan SDN Cemengkalang banyak menimbulkan dugaan kejanggalan. Proyek yang dikerjakan oleh CV Punakawan dengan nilai kontrak Rp717 juta itu diduga tidak penuhi standar yang disyaratkan.

Salah satu yang membuat kekhawatiran adalah penggunaan baja. Seperti diketahui baja adalah unsur penting untuk kekuatan sebuah bangunan.

Temuan di lapangan menunjukkan Spek besi

1. Master Steel
2. Hanil
3. Perwira

Diduga tidak sesuai spesifikasi

Kemudian Beton Kolom K1 dan K2 pengecoran harus menggunakan ready mix K250 sesuai RAB dan bestek (spektek) diduga juga melanggar aturan karena pengecoran dilakukan manual.

Floordeck menggunakan tebal ukuran 1000mm diduga tebal tidak sesuai
rangka atap spek kencana, sakura dan Tasu diduga tak sesuai
Penggunaan baja seharusnya sesuai spek yakni GG, Hanil dan LS, diduga juga tak sesuai spek. Sumber berita mengatakan bahwa pantas harga murah karena bahan material terutama untuk pembesian menngunakan besi dan baja diluar spek.

Padahal semestinya, bangunan sekolah mengutamakan mutu agar keamanannya terjamin mengingat merekalah generasi penerus kita.**

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *