104 Ton Rotan Senilai Rp 1,8 M Gagal Diselundupkan ke Timor Leste Digagalkan

SURABAYAONLINE.CO-Patroli Laut Bea Cukai Jaring Wallacea menggagalkan penyelundupan ratusan ton rotan ilegal ke Timor Leste. Total ada 104,375 ton rotan yang disita dari KLM Maju Bersama di Perairan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penindakan itu dilakukan Jumat (5/4) pukul 03.40 Wita. Penindakan itu dilakukan di sekitar area Perairan Pulau Kambing, NTT.

“Penindakan terhadap KLM Maju Bersama di Perairan sekitar Pulau Kambing, NTT, yang melanggar ketentuan karena mengangkut rotan asalan sebanyak kurang lebih 104,375 ton dari Pelabuhan Panarukan, Jawa Timur menuju Pelabuhan Dili, Timor Leste tanpa dilengkapi dokumen pemberitahuan ekspor barang,” terang Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT Husni Syaiful lewat keterangan tertulisnya, Kamis (11/4/2019).

Husni mengatakan saat ini nakhoda KLM Maju Bersama berinisial RF masih menjalani pemeriksaan. Statusnya pun sudah ditingkatkan menjadi tersangka.

“Nilai barang atas penindakan tersebut kurang lebih sebesar Rp 1.878.750.000,” tuturnya.

Penindakan ini merupakan bagian dari Operasi Patroli Laut Bea Cukai Jaring Wallacea 2019 berlangsung dari tanggal 2-16 April 2019. Saat ini barang bukti disita kantor bea cukai.

“Barang bukti sekarang diamankan di bawah pengawasan Kantor Bea Cukai Atambua,” terangnya.

Atas perbuatan tersangka disangkakan melanggar UU Nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan Atas UU Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan pasal 102 huruf A serta Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 44/M-DAG/PER/7/2012 tentang Barang Dilarang Ekspor.(*)

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *