Mobil Tak Bertuan di Kawasan Perbatasan Timor Leste Diamankan

TIMOROMAN.COM- Satu unit mobil pikap jenis Daihatsu Grand Max tak bertuan diamankan anggota polisi dari Polres TTU di Desa Banain, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten TTU, Senin (24/12/2018) malam.

Mobil pikap tersebut diketahui diparkir di kawasan hutan yang jauh dari wilayah pemukiman warga setempat.

Mobil tersebut diduga kuat hendak diselundupkan ke Distric Oecusse, Timor Leste melalui PLB Napan.

Saat dikonfirmasi Pos Kupang di ruang kerjanya, Sabtu (29/12/2018), Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto membenarkan peristiwa pengamanan satu unit mobil pikap tersebut.

Krisna mengatakan, mobil tanpa pelat nomor tersebut diparkir di areal hutan yang jauh dari kawasan pemukiman warga.

Karena berada jauh dari pemukiman, sehingga warga di desa tersebut melaporkan kepada pihak kepolisian.

Atas laporan warga tersebut, Krisna langsung memerintahkan kepada anggotanya untuk meninjau lokasi kendaraan mobil tersebut diparkir.

Setelah anggotanya meninjau langsung TKP yang berada di kawasan hutan Desa Banain, jelas Krisna, mobil tersebut diketahui juga tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan.

“Kemarin, tanggal 24 Desember, kita amankan lagi satu unit mobil pikap warna putih jenis Daihatzu Grand Max tanpa identitas maupun kepemilikan di Desa Banain, Kecamatan Bikomi Utara,” ungkapnya.

Menurut pengakuan warga setempat, mobil pikap tersebut diparkir di areal hutan di Desa Banain oleh dua orang oknum yang tidak dikenal.

Dijelaskannya, satu mengemudi mobil menuju TKP, sementara satu oknum yang lainnya mengendarai sepeda motor dan mengikuti mobil tersebut dari belakang.

“Jadi setelah mobil itu diparkir di hutan, kedua oknum itu langsung kembali dengan menggunakan sepeda motor tersebut,” ujarnya.

Krisna menduga, mobil tersebut akan diselundupkan ke Distric Oecusse, Timor Leste melalui PLB Napan.

Sebab mobil pikap tersebut diparkirkan di wilayah perbatasan.

“Dugaan sementara mobil pikap ini akan diselundupkan ke Oecuse negara Timor Leste melalui PLB Napan,” ungkapnya.

Krisna mengatakan, karena tidak bertuan dan tidak terkunci, mobil tersebut langsung diangkut secara paksa dari TKP, Desa Banain menuju Mapolres TTU.

Barang bukti tersebut kini telah diamankan di Mapolres TTU untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kepemilikannya.

“Untuk kepemilikan kami masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan kami akan mengecek nomor rangka dan nomor mesin di daelar. Dari situlah kita akan tahu siapa pemiliknya,” tuturnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *