Gubernur NTT Jajaki Kerja Sama dengan Timor Leste

TIMOROMAN.COM-Sebagai langkah awal, Viktor mengunjungi Distrik Oecusse (Oekusi) dan melakukan pertemuan dengan Presiden Regiao Administrative Especial Oe-Cusse Ambeno (RAEOA) dan Zona Especial Ekonomi Sosial Mercado Timor-Leste (ZEEEM-TL) Dr. Mari Bin Amude Alkatiri. Peristiwa itu terjadi Senin 10 Desember 2018. Ikut mendampingi Viktor, jumlah kepala daerah dan raja di Pulau Timor.

Oekusi merupakan daerah perbatasan. Meski secara administratif bagian dari Timor Leste, namun letak Oekusi terpisah dari negara Timor Leste. Okeusi sebagai eksklave pesisir di bagian barat Pulau Timor. Oekusi berbatasan dengan Kabupaten Timor Tengah Utara.

Viktor mengutarakan keinginannya untuk membangun kerja sama dibidang sosial, budaya dan ekonomi. Mantan anggota DPR RI dari Partai NasDem ini juga berjuang menjadikan Distrik Oekusi sebagai zona perdagangan bebas (free trade zone).

Viktor menyakini kunjungan pertamanya akan berdampak, apalagi dilakukan dalam semangat kebersamaan dan persaudaraan. Apabila kerja sama terealisasi, maka akan menjadi kekuatan utama dalam membangun pulau Timor.

Menindaklanjuti pertemuan itu, kedua pihak sepakat membentuk tim dan mulai bekerja dalam semangat join border development. “Kami sepakat untuk membentuk tim agar tidak ada lagi pidato. Kami akan mulai bekerja dalam semangat join border development. Kerja sama untuk membangun perbatasan menjadi free trade zone atau perdagangan bebas untuk mengangkat harkat dan martabat orang Timor,” ujar Viktor.

Meski baru langkah awal, kita patut mengapresiasi upaya yang dilakukan sang gubernur. Pemerintah Provinsi NTT menunjukan itikad baik membangun kerja sama dengan negara Timor Leste yang berbatasan langsung dengan NTT. Kita menyakini pilihan kebijakan Pemprov NTT dilatari berbagai pertimbangan rasional, tentunya dengan semangat memajukan pembangunan manusia dan daerah perbatasan.

Masalah tapal batas negara jangan dijadikan sebagai penghalang dalam menjalinan kerja sama. Tapal batas merupakan batas administratif, tidak bisa membatasi relasi antarmasyarakat.

Dipilihnya bidang kerja sama, yakni sosial, budaya dan ekonomi dinilai tepat. Mengingat secara historis, faktor sosial budaya dan ekonomi Timor Leste dan NTT memiliki kemiripan. Apalagi sebelumnya Timor Leste yang dikenal dengan Timor Timur merupakan bagian dari Indonesia, provinsi bertetangga NTT.

Penguatan kerja sama daerah perbatasan tentu sejalan dengan program pemerintah pusat yang dilaksanakan Presiden Joko Widodo. Jokowi telah membangun serta menata daerah perbatasan di Mota’ain dengan baik. Oleh karena itu, hendaknya diikuti juga dengan kerja sama untuk memberdayakan masyarakat daerah perbatasan.

Kita menaruh harapan agar kerja sama ini segera terwujud. Pemprov NTT hendaknya segera melaporkan kepada pemerintah pusat mengenai upaya yang sudah dan akan dilakukan terkait penjajakan kerja sama dengan Timor Leste. Mengingat kerja sama dengan sebuah negara merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Kita juga berharap, hal yang sama dilakukan Presiden RAEOA dan ZEEEM Timor Lester Dr. Mari Alkatiri. Mantan Perdana Menteri Timor Leste tersebut menyampaikan kepada pemerintah Timor Leste terkait keinginan kerja sama dari Pemprov NTT.

Berikutnya, tim yang dibentuk untuk bekerja mewujudkan kerja sama hendaknya dipilih orang-orang yang berkompeten dan mengerti tentang kultur orang Timor.

Hal lainnya yang perlu dilakukan adalah mensosialiasi rencana kerja sama dengan Timor Leste kepada masyarakat yang berdomisili di wilayah perbatasa. Upaya ini harus dilakukan mulai sekarang sehingga masyarakat juga mempersiapkan diri untuk menghadapi kondisi yang akan terjadi nanti.

Pemprov NTT beserta Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara yang berbatasan langsung dengan Distrik Oekusi juga mempersiapkan infrastruktur pendukung. Hal itu memperlancar proses untuk mewujudkan realisasinya kerja sama. Semoga kerja sama ini mampu mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat di daerah perbatasan.(poskupang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *