Komentar Alfredo Vera soal Debut Striker Timor Leste di Persebaya

TIMOROMAN.COM- Pedro Henrique Oliveira menjalani debut yang manis bersamaPersebaya. Dia menjadi penentu kemenangan 6-5 kala Persebaya bersua Madura United di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (24/2/2018) malam.

Striker asal Timor Leste itu menjadi eksekutor terakahir kala pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Dia mampu menaklukkan kiper Angga Saputra dengan mengarahkan tendangan ke kiri gawang menggunakan kaki kirinya.

Persebaya pun bersuka cita. Dengan kemenangan itu, mereka berhasil mengalahkan Madura United untuk kali kedua dalam sebulan terakhir. Namun, hanya dua poin saja yang didapat mereka kali ini.

Pedro pun tak kuasa meluapkan kebanggaannya bisa menyumbang gol meski hanya lewat penalti. “Saya sangat senang akhirnya bisa menjalani debut bersama Persebaya. Ini adalah pertandingan yang akan saya ingat. Menjalani laga pertama dan menang adalah kenangan manis,” kata striker 26 tahun itu kepada Bola.com, Minggu (25/2/2018).

Sayangnya, Pedro tampak masih belum mengeluarkan maksimal di laga ini. Tidak ada satu pun tembakan yang berhasil dia bukukan. Namun, hal itu terkesan wajar lantaran dia tidak turun sejak menit pertama.

Pemain yang juga mengantongi paspor Brasil itu baru masuk pada menit ke-59 menggantikan striker Rishadi Fauzi. Selama 30 menit di atas lapangan tidak banyak yang dilakukannya. Apalagi, Persebaya terpaksa bermain dengan 10 personel saja sejak menit ke-65 lantaran gelandang Sidik Saimima mendapat kartu merah.

Pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera pun punya penilaian mengenai debut Pedro tersebut. Menurutnya, bukan hal yang mudah bagi seorang pemain baru bisa langsung klop dengan permainan tim.

“Dia masuk lalu kami kekurangan satu pemain, jadi susah mengembangkan permainan. Saya masih punya waktu untuk melihat penampilannya lagi. Saya berharap dia bisa masuk tim. Lihat nanti ke depan bagaimana,” ungkap pelatih asal Argentina itu.(*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *